Wakil Wali Kota Payakumbuh Resmi Buka Diklat KSR PMI: Cetak Relawan Tangguh dan Berintegritas

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme relawan di bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Payakumbuh menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Korps Sukarela (KSR) PMI. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Payakumbuh, didampingi Ketua PMI Kota Payakumbuh, drg. Muhammad Fadlan, pada Jumat, (23/05/2025) di Markas PMI Kota Payakumbuh, Jalan Ade Irma Suryani No.18, Labuah Baru.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Ia menegaskan pentingnya keberadaan relawan PMI sebagai pilar utama dalam pelayanan sosial kemanusiaan, terutama dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana dan memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat.

Relawan PMI adalah pilar penting dalam penanggulangan bencana dan layanan kesehatan masyarakat. Dengan diklat ini, kami ingin kapasitas mereka semakin terlatih dan siap menghadapi berbagai situasi. Mereka harus siap bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mental dan analitis,” ungkapnya.

Elzadaswarman menambahkan, relawan tidak hanya dituntut untuk menolong sesama dalam situasi darurat, tetapi juga mampu menganalisis risiko bencana secara tepat, memahami pemetaan wilayah terdampak, dan memberi masukan terhadap kebijakan penanggulangan yang efektif.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Payakumbuh, drg. Muhammad Fadlan, menekankan bahwa Diklat KSR ini tidak hanya sebatas pelatihan teknis, tetapi juga merupakan proses pembentukan karakter dan integritas relawan.

Diklat ini merupakan langkah penting dalam membentuk relawan yang tangguh, terlatih, serta memiliki dedikasi dan semangat kemanusiaan yang tinggi. Mereka adalah garda terdepan PMI dalam menjawab berbagai kebutuhan kemanusiaan di Kota Payakumbuh dan sekitarnya,” ujar Fadlan.

Diklat KSR PMI Kota Payakumbuh akan berlangsung selama 10 hari, mulai 23 Mei hingga 1 Juni 2025. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, manajemen bencana, pelayanan kesehatan, hingga penguatan soft skills seperti kerja sama tim dan kepemimpinan relawan.

Sekretaris PMI Kota Payakumbuh, Robby Muchsis, menjelaskan bahwa peserta diklat berjumlah 26 orang, terdiri dari relawan aktif PMI, pengurus PMI tingkat kecamatan, dan masyarakat umum. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Payakumbuh, tetapi juga dari Kota Bukittinggi.

Kami ingin memastikan proses regenerasi relawan PMI berjalan dengan baik dan mencetak SDM yang siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan,” jelas Robby.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus PMI Kota Payakumbuh, anggota Dewan Kehormatan PMI seperti dr Chairul Abdi, Sp. THT. KL, pelatih dan pemateri dari PMI Provinsi Sumatera Barat, serta relawan PMI lainnya.

PMI Kota Payakumbuh berharap, melalui pelatihan ini, semangat kebersamaan, solidaritas, dan profesionalisme para relawan dapat terus tumbuh, sehingga PMI semakin responsif dan adaptif dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di masa kini dan masa mendatang.

Dengan mengusung semangat “Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan”, PMI Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus menjadi mitra terpercaya masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan dan respon bencana yang lebih baik. (tpk)

Berita Terkait

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai
Pendapatan Rp789 Miliar, Belanja Rp834 Miliar: Begini Strategi Payakumbuh Menutup Defisit 2027
Zulmaeta Soroti Ancaman Era Digital, Madrasah Diminta Jadi Benteng Moral Generasi Muda
HAORNAS ke-43, Payakumbuh Tancap Gas: Olahraga Bukan Beban Anggaran, tapi Investasi Manusia dan Prestasi
Zulmaeta Tegaskan Empat Pilar ASN Payakumbuh: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tak Tercela
Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026
55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam
Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:25 WIB

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai

Senin, 14 September 2026 - 06:58 WIB

Pendapatan Rp789 Miliar, Belanja Rp834 Miliar: Begini Strategi Payakumbuh Menutup Defisit 2027

Rabu, 9 September 2026 - 15:57 WIB

Zulmaeta Soroti Ancaman Era Digital, Madrasah Diminta Jadi Benteng Moral Generasi Muda

Rabu, 9 September 2026 - 07:44 WIB

HAORNAS ke-43, Payakumbuh Tancap Gas: Olahraga Bukan Beban Anggaran, tapi Investasi Manusia dan Prestasi

Senin, 7 September 2026 - 09:28 WIB

Zulmaeta Tegaskan Empat Pilar ASN Payakumbuh: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tak Tercela

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai

Rabu, 16 Sep 2026 - 07:25 WIB

Opini

Pupuk Bersubsidi: Antara Swasembada dan Senyum Petani

Rabu, 16 Sep 2026 - 01:01 WIB