Kambing PE Jadi Andalan Ekonomi, Wali Kota Payakumbuh Dorong Peternak Tingkatkan Kualitas Ternak

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong sektor peternakan kambing Peranakan Etawa (PE) menjadi salah satu komoditas unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat membuka Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Ahad, (2/8/2026).

Kontes yang digelar Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia (HPDKI) Payakumbuh bersama HPDKI Sumatera Barat itu diikuti peternak dari Kota Payakumbuh dan sejumlah daerah lainnya.

Zulmaeta mengatakan, kontes tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu kualitas ternak. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para peternak untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, meningkatkan pengetahuan, sekaligus mendorong perbaikan kualitas budidaya kambing unggul.

Saya mengucapkan selamat kepada segenap pengurus dan anggota HPDKI Payakumbuh maupun Sumatera Barat atas terselenggaranya Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa Wali Kota Cup Tahun 2026. Semoga momentum ini menjadi sarana menambah wawasan, mempererat silaturahmi, sekaligus meningkatkan kualitas usaha peternakan kambing di daerah,” ujar Zulmaeta.

Ia menyebut kambing Etawa dan Peranakan Etawa memiliki prospek besar untuk dikembangkan. Selain dikenal sebagai penghasil susu dengan produktivitas yang baik, kambing PE memiliki ukuran tubuh relatif besar sehingga potensial sebagai penghasil daging, mampu beradaptasi dengan iklim tropis, serta memiliki nilai ekonomi tinggi.

Potensi inilah yang mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya kambing Etawa dan Peranakan Etawa. Karena itu, saya menyambut baik pelaksanaan kontes ini sebagai upaya meningkatkan kualitas genetik ternak sekaligus memperkuat daya saing peternak,” katanya.

Menurut Zulmaeta, data 2021 hingga 2025 menunjukkan populasi kambing di Kota Payakumbuh berada pada kisaran 3.000 hingga 4.000 ekor. Potensi tersebut dinilai masih dapat dikembangkan melalui peningkatan mutu bibit, penerapan tata kelola budidaya yang baik, peningkatan produktivitas, serta penguatan kelembagaan peternak.

Potensi yang kita miliki harus terus dikembangkan. Tidak hanya dari sisi jumlah ternak, tetapi juga kualitas bibit, manajemen pemeliharaan, produktivitas, dan kemampuan peternak dalam mengelola usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap kontes tersebut mampu memacu motivasi peternak untuk menghasilkan kambing unggul dengan kualitas genetik yang semakin baik. Kegiatan itu juga diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat jejaring antarpelaku usaha peternakan.

Zulmaeta menilai komunitas peternak dan kelompok tani ternak memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan peternakan secara berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

Karena itu, ia mengajak HPDKI dan kelompok tani ternak memperkuat kelembagaan serta membangun kemitraan dengan pemerintah dalam mengembangkan komoditas kambing, termasuk berbagai produk turunannya.

Budidaya kambing memiliki prospek yang sangat baik. Saya berharap sektor ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan peternak, sekaligus mendukung terwujudnya Payakumbuh yang maju dan bermartabat sebagaimana arah pembangunan dalam RPJPD Kota Payakumbuh Tahun 2025–2045,” ungkapnya.

Ia juga mendorong perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas peternak, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan komoditas ternak unggulan Kota Payakumbuh.

Selamat berlomba kepada seluruh peserta. Semoga kontes ini semakin menumbuhkan semangat kita untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas ternak kambing sebagai salah satu produk unggulan Kota Payakumbuh,” pungkasnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Dekan Fakultas Peternakan Universitas Andalas, Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangatas, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Pimpinan Bank Nagari Cabang Payakumbuh, panitia pelaksana, dewan juri, serta peserta kontes dari berbagai daerah. (tpk)

Berita Terkait

Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD
Temui Menkes, Zulmaeta Kejar 200 Miliar untuk Sulap RSUD Adnaan WD
Bukan Cuma Timbang Balita! 171 Posyandu di Payakumbuh Kini Layani Warga dari Bayi hingga Lansia
Karang Taruna Diminta Jadi Pelopor Kelurahan Bersih Narkoba di Payakumbuh
Siapkan Transportasi Publik Ramah Lingkungan, Wali Kota Zulmaeta Prioritaskan Bus Listrik untuk Pelajar
Wako Zulmaeta Dorong Penguatan Kapasitas TRC untuk Penanganan Bencana lebih Optimal
Dua Kader TP PKK Payakumbuh Raih Penghargaan Nasional, Erma Yunita Terima Adhi Bhakti Utama
Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Kambing PE Jadi Andalan Ekonomi, Wali Kota Payakumbuh Dorong Peternak Tingkatkan Kualitas Ternak

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:31 WIB

Temui Menkes, Zulmaeta Kejar 200 Miliar untuk Sulap RSUD Adnaan WD

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:13 WIB

Bukan Cuma Timbang Balita! 171 Posyandu di Payakumbuh Kini Layani Warga dari Bayi hingga Lansia

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:12 WIB

Karang Taruna Diminta Jadi Pelopor Kelurahan Bersih Narkoba di Payakumbuh

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Elzadaswarman: Iman Tanpa Ilmu Tak Sempurna, Ilmu Tanpa Iman Tak Berkah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:30 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD

Senin, 3 Agu 2026 - 21:19 WIB