Payakumbuh Kerahkan 350 Personel dan Ratusan Alat Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Tak mau kecolongan menghadapi bencana dan gangguan keamanan, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 350 personel gabungan dan ratusan unit peralatan disiagakan untuk merespons kondisi darurat sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Kesiapan itu ditunjukkan dalam Apel Gabungan Siaga Bencana dan Harkamtibmas Kota Payakumbuh 2026 di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin, (7/9/2026). Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menjadi inspektur apel, didampingi Wakil Wali Kota Elzadaswarman dan jajaran Forkopimda.

Sebanyak 19 satuan setingkat satuan tugas (SST) dikerahkan. Personel berasal dari unsur TNI, Polri, OPD, instansi terkait, organisasi sosial hingga relawan.

“Apel ini menjadi bentuk kesiapan bersama sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga kondisi wilayah tetap aman,” kata Zulmaeta.

Bukan hanya personel yang disiapkan. Ratusan kendaraan dan peralatan penanganan darurat juga diposisikan untuk mempercepat respons jika sewaktu-waktu bencana terjadi.

Kekuatan tersebut antara lain tujuh kendaraan operasional TNI/Polri, lima mobil pemadam kebakaran, sembilan ambulans, tiga kendaraan dapur umum dan tangki air, dua kendaraan crane dan dozer, serta 15 mobil pikap.

Kemudian dua mobil rescue, 22 dump truck, 60 sepeda motor, dua ekskavator, tiga skylift, lima perahu karet, 26 chainsaw, dua light tower portable, empat tenda pengungsi, hingga 10 mobil toilet dan perlengkapan logistik lainnya.

“Seluruh personel dan peralatan harus benar-benar siap digunakan kapan saja,” tegas Zulmaeta.

Ia meminta pemetaan wilayah rawan bencana terus diperbarui sehingga pemerintah tidak hanya bergerak setelah bencana terjadi, tetapi mampu mengantisipasi potensi risiko sejak awal.

Banjir hingga Puting Beliung Diwaspadai

Zulmaeta mengatakan ancaman bencana hidrometeorologi menjadi salah satu perhatian utama. Banjir, cuaca ekstrem, dan angin puting beliung harus diantisipasi karena dapat terjadi sewaktu-waktu.

Ancaman gempa bumi juga tidak luput dari perhatian. Setelah apel, dilakukan simulasi sebagai bagian dari upaya menguji kesiapan sekaligus memperkuat kapasitas mitigasi bencana.

Menurut Zulmaeta, pengalaman bencana yang terjadi di Sumatera Barat pada penghujung tahun lalu harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak.

“Kita harus membangun kesiapan sejak awal karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu. Kemampuan masyarakat untuk menghadapi dan memulihkan diri setelah bencana juga perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Balap Liar hingga Narkoba Jadi Sorotan

Di sisi lain, Pemko Payakumbuh juga memasang perhatian serius terhadap Harkamtibmas. Balap liar, pelanggaran lalu lintas, kenakalan remaja dan peredaran narkoba menjadi sejumlah persoalan yang harus dicegah bersama.

Zulmaeta menegaskan keamanan kota tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Keluarga, sekolah, masyarakat, organisasi sosial, dunia usaha, media dan relawan dinilai memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan yang aman sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan sejak dini.

“Penguatan Harkamtibmas membutuhkan kolaborasi semua pihak. Tidak hanya pemerintah dan aparat, tetapi juga keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha dan media,” katanya.

Ia meminta koordinasi diperkuat dari tingkat kota hingga kecamatan dan kelurahan. Setiap potensi gangguan maupun kondisi darurat harus dapat direspons secara cepat dan terintegrasi.

Dengan kekuatan 350 personel dan ratusan sarana pendukung, Payakumbuh kini menegaskan kesiapan menghadapi dua tantangan sekaligus: bencana yang datang tanpa aba-aba dan gangguan keamanan yang mengancam ketertiban masyarakat.

“Atas nama Pemko Payakumbuh, saya menyampaikan penghargaan kepada TNI, Polri, ASN, BUMN/BUMD, organisasi masyarakat dan para relawan yang terus bekerja bersama menjaga keselamatan, keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.

Apel ditutup dengan pembagian masker gratis kepada masyarakat dan pengendara di sekitar Balai Kota Payakumbuh sebagai respons terhadap kualitas udara yang mulai memburuk. (tpk)

Berita Terkait

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak
Target 40 Emas Makin Terbuka, Zulmaeta: Payakumbuh Sudah Kantongi 21 Medali Emas
Zulmaeta Lepas Ayahanda Wabup Lima Puluh Kota, Kenang Pengabdian Guru Senior di Payakumbuh
Jalan Kawasan Batang Agam Ditarget Rampung November, Pemko Siapkan Ruang Publik
Pemko Payakumbuh Perkuat Sinergi dengan TNI, Zulmaeta: Keamanan Fondasi Pembangunan
Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat
Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Bidik Prestasi dan Regenerasi Atlet
500 Duta Olahraga Payakumbuh Resmi Dilepas ke Porprov Sumbar XVI, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Target 40 Emas Makin Terbuka, Zulmaeta: Payakumbuh Sudah Kantongi 21 Medali Emas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Zulmaeta Lepas Ayahanda Wabup Lima Puluh Kota, Kenang Pengabdian Guru Senior di Payakumbuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Jalan Kawasan Batang Agam Ditarget Rampung November, Pemko Siapkan Ruang Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Sinergi dengan TNI, Zulmaeta: Keamanan Fondasi Pembangunan

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Festival Literasi Lima Puluh Kota, Alfian Tekankan Gerakan Nyata Membangun Budaya Literasi di Nagari

Selasa, 20 Okt 2026 - 21:59 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Lima Mobil Damkar Dikerahkan, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa

Selasa, 20 Okt 2026 - 21:29 WIB