Wali Kota Riza Falepi : MPP Tak Boleh Berlama-lama Layani Warga

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Pernahkah anda berkunjung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di Balaikota Payakumbuh? Pasti sesekali anda bertanya kenapa MPP terasa sepi? Kenapa tidak banyak yang antri mambludak saat ingin mendapatkan layanan kependudukan disana?

Wali Kota Riza Falepi menyebut tak ingin berlama-lama berurusan dengan warganya, hal ini disampaikannya saat di wawancara pada Minggu (12/2) malam.

“Pengunjung di MPP pasti terlihat sepi, kita bahkan saat ngantor juga merasakannya, itu bukti kita tak ingin berlama-lama berurusan dengan warga,” kata Riza.

Ketika ditanyakan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh Harmayunis, dirinya menerangkan sepinya MPP itu bukan karena tidak banyak warga yang mendapat pelayanan, tetapi karena pelayanannya itulah yang super cepat.

“Contohnya untuk urus KTP dan KK saja tak butuh lama, paling 5 sampai 10 menit selesai, warga sudah bisa langsung pulang bawa berkasnya,” katanya.

Harmayunis juga bercerita pernah ada warga yang pindah ke Pasaman, sedangkan motornya berplat nomor Payakumbuh dan ingin membayar pajak kendaraan bermotornya ke konter Samsat di MPP, warga tersebut membawa bekal nasi dari rumahnya dengan perkiraan akan lama mengurus pajak tersebut.

“Warga itu mengaku tercengang, dirinya mengira bayar pajak motor disini bakal lama, untuk itu membawa bekal makan siang, tau-taunya 5 menit selesai, hanya pindah konter saja ke Bank Nagari di sebelah pajaknya dibayar,” kata Harmayunis.

Pernyataan tak ingin berurusan lama-lama melayani warga yang disampaikan Riza Falepi ini bukan tanpa alasan, pemangkasan birokrasi yang dilakukan Pemko di bawah nahkoda Riza mengikuti instruksi pemerintah pusat, selain itu Riza juga menginginkan ada hemat waktu dan efisiensi kerja ASN selaku pelayan masyarakat.

“Bisa kita bayangkan bila warga yang mengurus surat-surat itu adalah petani atau pedagang, mereka harus meninggalkan pekerjaannya demi mengurus berkas-berkas yang diperlukan, artinya kalau waktu mereka tersita lama-lama, berapa pendapatan mereka yang hilang akibat itu?,” terang Riza.

Kemudahan dan efektifitas pelayanan menjadi perhatian bagi Wali Kota dua periode ini, menurut Riza di zaman serba canggih sekarang semuanya diatur oleh sistem secara digital, tinggal bagaimana Pemda memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan birokrasi yang baik.

“Kita sudah bilang, MPP hadir bukan untuk pelayanan saja, namun bagaimana masyarakat bahagia dengan sebuah pelayanan dalam 1 atap, keterpaduan itu dikonsep sedemikian rupa dengan petugas-petugas yang mumpuni di bidangnya,” pungkas Riza.(rel/rm)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai

Rabu, 16 Sep 2026 - 07:25 WIB

Opini

Pupuk Bersubsidi: Antara Swasembada dan Senyum Petani

Rabu, 16 Sep 2026 - 01:01 WIB