PMI Sumbar Gelar Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Masa Pandemi Di Kota Payakumbuh

- Jurnalis

Rabu, 7 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Sering terjadinya bencana di Provinsi Sumatra Barat yang disebabkan oleh faktor alam maupun non alam merupakan latar belakang terlaksananya kegiatan Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana Untuk Pelaku Pada Masa Pandemi yang di gelar oleh PMI Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) tahun 2021 kali ini memilih lokasi di Kota Payakumbuh.

Alam terbuka pinggiran “Agam Jua” Kota Payakumbuh tempat kegiatan pelatihan berlangsung yang terbagi dalam dua gelombang, dimana untuk gelombang pertama berlangsung pada 6-11 Juli dan gelombang kedua pada 12-17 Juli 2021.

Pada kesempatan dalam pembukaan kegiatan pelatihan manajemen tanggap bencana oleh PMI Provinsi Sumbar itu turut dihadiri oleh Gubernur yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Masyarakat dan SDM Ahmad Yani, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi, Ketua PMI Provinsi Sumbar Aristo Munandar serta Forkopimda Kota Payakumbuh.

Dalam laporannya, kepala Markas PMI Provinsi Sumatra Barat Hidayatul Irwan mengatakan bahwa tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas personel PMI dalam pelayanan teknis kepalangmerahan dan manajemen tanggap darurat bencana, dan juga sigap dalam menghadapi situasi konflik secara cepat, tepat efektif serta terkoordinasi pada masa pandemi yang terjadi saat ini,” ungkap Hidayat, Rabu (7/07).

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah sebanyak 180 orang yang terbagi 90 orang pergelombang.

“Peserta kita ini mewakili dari 19 kota/kabupaten dari personel PMI se-Sumatra Barat, dan terbagi sebanyak 69 orang laki-laki dan 21 orang perempuan pada setiap gelombangnya,” ujar Hidayat melanjutkan.

Sementara itu, Wali Kota yang diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda dalam sambutannya menyampaikan jika Pelatihan Manajemen Bencana memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman tentang kebencanaan, prinsip-prinsip penanggulangan bencana, sistem penanggulanagan bencana, manajemen resiko bencana, manajemen tanggap darurat, manajemen rehabilitasi dan rekonstruksi, manajemen logistic dan lainnya.

“Atas nama Pemko Payakumbuh, saya sangat mengapresiasi atas dipilihnya Kota Payakumbuh dalam pelaksanaan pelatihan tanggap bencana ini, dan tak lupa juga saya sampaikan trimakasih kepada Bapak/Ibu yang telah berkenan hadir dan secara aktif terlibat dalam kegiatan Pelatihan Manajemen Bencana yang akan dilaksanakan selama 2 minggu ini, tentunya kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatra Barat terutama Kota Payakumbuh selaku tuan rumah dalam penanggulangan bencana,” ujar Rida dengan semangat.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah itu juga sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para Narasumber, Evaluator dan Penyelenggara Pelatihan Tanggap Darurat Bencana ini. Sebagaimana diketahui pelatihan manajemen tanggap bencana yang dilaksanakan oleh PMI Porvinsi Sumatra Barat yang berlangsung di Kota Payakumbuh. Dan dengan dilaksanakannya di kota Payakumbuh, kegiatan pelatihan manajemen tanggap bencana hendaknya dapat menghasilkan relawan-relawan handal serta semakin bermanfaat bagi Kota Payakumbuh dalam hal kepalangmerahan kedepannya.

“Dengan kegiatan pelatihan ini tentu kami berharap akan keberlangsungan dan dampak atas kegiatan pelatihan manajemen tanggap bencana dapat meningkatkan kapasitas personel PMI dalam pelayanan teknis kepalangmerahan dan manajemen tanggap darurat bencana dan situasi konflik secara cepat, tepat dan efektif serta terkoordinasi pada masa pandemi Covid-19 yang semakin meningkat saat ini,” tukas Rida.

Setelah pembukaan berlangsung, kegiatan diawali dengan pengalungan tanda peserta pelatihan manajemen tanggap darurat bencana untuk pelaku pada masa pandemi tahun 2021. Sesuai agenda PMI akan melakukan penyemprotan fasilitas umum dan goro pada Jumat mendatang. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai

Rabu, 16 Sep 2026 - 07:25 WIB

Opini

Pupuk Bersubsidi: Antara Swasembada dan Senyum Petani

Rabu, 16 Sep 2026 - 01:01 WIB