Perangi Radikalisme Dan Terorisme, Wali Kota Rida Ananda Mantapkan Koordinasi

- Jurnalis

Senin, 24 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Wali Kota Rida Ananda yang diwakili oleh Asisten III Ifon Satria Chan membuka secara resmi sosialisasi pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) dengan Tema Pemantapan Koordinasi Penanganan Aktual Terkait Gerakan Radikalisme dan Terorisme di Kota Payakumbuh yang di gelar oleh Kesbangpol di Aula Ngalau Indah Lantai III Balai Kota Payakumbuh, Senin (24/10/22).

Kegiatan Sosialisasi yang di moderatori oleh Kepala Kantor Kesbangpol Dipa Surya Persada ini turut di hadiri Kapolres yang diwakilkan Kasat Binmas, Kepala Kajari diwakilkan oleh Kasi Intel, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPL) Sumatera Barat, Tim Koordinasi PAKEM Kota Payakumbuh, Kakankemenag Kota Payakumbuh beserta Camat se Kota Payakumbuh dan Jajaran.

Wali Kota Payakumbuh melalui Asisten III Ifon Satria Chan menegaskan bahwa tingkat kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat menjadi kunci utama bagaimana tingkat kepedulian dan keterlibatan keseluruhan masyarakat.

“Kami ingin menegaskan bahwa tingkat kepedulian dan juga keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama bagaimana kita bersama mencegah aksi dan ancaman radikalisme serta terorisme yang telah menyebar, ” tegas Ifon.

Ifon juga mengatakan dengan ada kegiatan ini dapat meningkatkan komunikasi dan sinergi masyarakat dengan Pemerintah Kota Payakumbuh serta aparat lembaga hukum terkait.

“Semoga nantinya komunikasi dan sinergi masyarakat dengan pemerintah dapat meningkatkan terutama dalam hal deteksi dini, kewaspadaan dini dan pencegahan dini. Sehingga kita bersama dapat terus mewujudkan bangsa Indonesia yang toleran, rukun dan damai terutama di Kota Payakumbuh,” urai Ifon.

Disamping itu Kepala Kantor Kesbangpol Dipa Surya Persada menekankan bahwa ancaman terbesar radikalisme dan terorisme sebenarnya bukan hanya terletak pada aspek serangan fisik, tetapi adalah propaganda yang secara masif menyasar pola pikir dan pandangan masyarakat.

“Kita pahami bersama bahwa ancaman terbesar radikalisme dan terorisme sebenarnya bukan dari aspek serangan fisik yang mengerikan, tetapi justru serangan propaganda yang secara masif menyasar pola pikir dan pandangan masyarakat, itulah yang lebih berbahaya. Untuk itu kami mengimbau perlu kerjasama dari semua pihak untuk memerangi paham ini. Karena tugas memerangi terorisme dan radikalisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tukuk Dipa. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai

Rabu, 16 Sep 2026 - 07:25 WIB

Opini

Pupuk Bersubsidi: Antara Swasembada dan Senyum Petani

Rabu, 16 Sep 2026 - 01:01 WIB