Edukasi Masyarakat, Pemko Bersama Loka POM Gelar Sosialisasi Penggunaan Obat Tradisional

- Jurnalis

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Optimalkan edukasi kepada masyarakat terkait obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat, Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Payakumbuh mengadakan sosialisasi yang dibuka oleh Wali Kota Payakumbuh di Ballroom Hotel Kolivera, Kamis (27/10/22).

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, lintas sektor/pemerintah dan media guna mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat.

Wali Kota yang diwakilkan oleh Asisten II Elzadaswarman atau yang akrab dipanggil Om Zet mengatakan obat tradisional (OT) yang merupakan warisan budaya bangsa itu, saat ini sangat banyak digandrungi oleh masyarakat untuk kesembuhan.

“Sebagai konsumen kita tentu harus berhati-hati untuk mengkonsumsi obat tradisional ini, apalagi yang tidak ada izin dari BPOM. Karena saat ini ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang memproduksi OT ilegal mengandung bahan kimia obat (BKO),” jelas Om Zet.

“Ini tentu berbahaya. Bukannya kesembuhan yang kita dapat, tapi penyakit baru yang akan menggerogoti tubuh kita,” tukuknya.

Untuk itu, Om Zet berpesan melalui sosialisasi yang diberikan Loka POM Payakumbuh ini diharapkan peserta yang hadir dapat mengedukasi masyarakat untuk memilah obat-obatan yang aman untuk di konsumsi.

“Jangan terbuai oleh iklan yang ditawarkan oleh pruduk-pruduk tak berizin itu, apalagi, jika obat-obatan ini diracik tanpa takaran atau anjuran dari dokter. Cermat dalam memilih obat untuk kesehatan kita,” ucapnya.

“Semoga ilmu yang didapat disini bisa diteruskan kepada masyarakat kita di Payakumbuh ini,” harapnya.

Sementara itu Kepala Loka POM Payakumbuh Iswadi menyatakan saat ini masyarakat tertarik dengan khasiat obat tradisional yang sifatnya penyembuhan instan, dan akhirnya obat tradisional ini cenderung menjadi pilihan, ditambah lagi keberadaannya yang merajalela di pasaran.

“Salah satu penyebab kenapa masih banyak ditemukan obat tradisional bahan kimia obat ini, karena memang masyarakat kita cenderung untuk mencari obat tradisional yang efeknya instan,” ucapnya.

“Makanya untuk mengidentifikasinya, kami (Loka POM, red) tidak bisa sendiri dibutuhkan kontribusi dan dukungan kita bersama,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu juga, ia mengedukasi masyarakat terkait dengan kandungan obat tradisional dan suplemen kesehatan yang tidak boleh diedarkan.

“Selain mengedukasi masyarakat, kita juga memberi tips yang harus diperhatikan saat akan mengkonsumsi obat tradisional. Yakni diantaranya jangan gunakan obat tradisional bersama obat resep dokter, selalu periksa tanggal kadaluarsa, Kunjungi website Badan POM www.pom.go.id untuk mengetahui OT mengandung BKO di (publik warning),” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

BPK Bongkar Masalah Sampah Payakumbuh: TPA Masih Open Dumping, Risiko Metana Mengintai

Rabu, 16 Sep 2026 - 07:25 WIB

Opini

Pupuk Bersubsidi: Antara Swasembada dan Senyum Petani

Rabu, 16 Sep 2026 - 01:01 WIB