Lima Puluh Kota Bidik Posisi Pusat Peternakan Unggulan di Sumatera Barat

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menantang jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) untuk menghadirkan terobosan nyata dalam pembangunan sektor peternakan daerah. Salah satu target yang ditekankannya adalah mewujudkan kemandirian produksi pakan ternak serta mempercepat pengembangan peternakan sapi dan kambing sebagai pilar utama menuju Lima Puluh Kota sebagai Central of Agro.

Tantangan tersebut disampaikan Safni saat melakukan kunjungan kerja ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Situjuah, Rabu, (17/6/2026). Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa sektor peternakan tidak boleh berjalan dengan pola yang monoton dan hanya berfokus pada rutinitas birokrasi.

Menurut Safni, Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat peternakan unggulan di Sumatera Barat. Potensi tersebut harus didukung dengan inovasi dan keberanian untuk melakukan perubahan dalam pengelolaan sektor peternakan.

Saya tidak ingin Disnakeswan hanya menjadi OPD yang mengurus administrasi peternakan. Saya ingin ada karya, ada inovasi, ada terobosan. Saya tantang Disnakeswan memproduksi pakan ternak sendiri dan membangun sistem peternakan yang mampu menjadikan Lima Puluh Kota sebagai pusat pengembangan sapi dan kambing di Sumatera Barat,” tegas Safni.

Ia menilai salah satu persoalan mendasar yang dihadapi peternak saat ini adalah tingginya biaya produksi akibat ketergantungan terhadap pasokan pakan dari luar daerah. Kondisi tersebut, menurutnya, harus segera diatasi melalui pemanfaatan potensi lokal yang tersedia.

Untuk itu, Bupati meminta Disnakeswan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada guna merancang formulasi pakan ternak berbasis bahan baku lokal yang murah, mudah diperoleh, namun tetap memiliki kualitas yang baik untuk mendukung produktivitas ternak.

Safni menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan peternakan tidak hanya diukur dari peningkatan populasi ternak. Lebih dari itu, sektor peternakan harus mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kalau kita serius, tidak ada alasan Lima Puluh Kota tidak menjadi sentra peternakan terbesar. Kita punya lahan, punya sumber pakan, punya peternak, punya semangat. Yang kita butuhkan sekarang adalah keberanian untuk berinovasi dan bekerja lebih keras dari daerah lain,” ujarnya.

Selain pengembangan pakan, Safni juga meminta agar pembangunan sektor peternakan dilakukan secara terintegrasi mulai dari pembibitan, penyediaan pakan, pelayanan kesehatan hewan, hingga pemasaran hasil ternak.

Ia bahkan menargetkan lahirnya kawasan-kawasan peternakan unggulan yang mampu menjadi model pengembangan peternakan modern dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lima Puluh Kota, drh. Devi Kusmira, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk menjalankan program dan target yang telah ditetapkan Bupati.

Menurutnya, tantangan yang diberikan menjadi motivasi bagi seluruh pegawai Disnakeswan untuk bekerja lebih optimal dalam mendukung percepatan pembangunan sektor peternakan daerah.

Arahan Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras. Kami siap menyusun langkah-langkah strategis dalam pengembangan pakan ternak berbasis potensi lokal serta memperkuat pengembangan peternakan sapi dan kambing. Kami optimistis target yang dicanangkan Bupati dapat diwujudkan secara bertahap dan terukur,” kata Devi.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan kelompok peternak, penyuluh pertanian, kalangan akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya usaha peternakan.

Komitmen yang sama juga disampaikan seluruh jajaran Disnakeswan yang bertekad menjadikan sektor peternakan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, mereka optimistis Lima Puluh Kota dapat berkembang menjadi pusat peternakan modern yang mandiri, maju, dan berdaya saing tinggi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan daerah yang berbasis pada kekuatan sektor pertanian dan peternakan sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat Lima Puluh Kota. (tpk)

Berita Terkait

Pemkab Pastikan 204 Huntap Korban Bencana di Lima Puluh Kota Dibangun Tahun Ini
BPDLH Buka Keran Dana Hijau, Bupati Safni Bidik Pembiayaan untuk Warga Lima Puluh Kota
Rakor Wali Nagari, Safni Tekankan Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Lima Puluh Kota
Bantuan Sosial Hampir Rp1 Miliar Mengalir ke Lima Puluh Kota, Bupati Safni Apresiasi Sentra Abiseka Pekanbaru
TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Bupati Safni: Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga
TP-PKK Lima Puluh Kota Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose
Lima Puluh Kota Jadi Percontohan Blended Finance Model Perhutanan Sosial di Sumbar
Pendidikan Tetap Prioritas, Bupati Safni Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Rehabilitasi Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Pastikan 204 Huntap Korban Bencana di Lima Puluh Kota Dibangun Tahun Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

BPDLH Buka Keran Dana Hijau, Bupati Safni Bidik Pembiayaan untuk Warga Lima Puluh Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 10:04 WIB

Rakor Wali Nagari, Safni Tekankan Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Lima Puluh Kota

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:17 WIB

Bantuan Sosial Hampir Rp1 Miliar Mengalir ke Lima Puluh Kota, Bupati Safni Apresiasi Sentra Abiseka Pekanbaru

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:47 WIB

TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Bupati Safni: Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Pacu Kuda Kembali Digelar di Payakumbuh, Pemko dan Pordasi Kebut Persiapan!

Selasa, 4 Agu 2026 - 18:17 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Elzadaswarman: Iman Tanpa Ilmu Tak Sempurna, Ilmu Tanpa Iman Tak Berkah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:30 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD

Senin, 3 Agu 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Lalu Lintas di Pantau Kamera, Wako Zulmaeta Dukung Penerapan ETLE

Senin, 3 Agu 2026 - 07:17 WIB