BPDLH Buka Keran Dana Hijau, Bupati Safni Bidik Pembiayaan untuk Warga Lima Puluh Kota

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | tipikal.com – Keran pendanaan hijau dibuka lebar untuk masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota. Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) mendorong pemerintah daerah aktif memburu berbagai skema pembiayaan untuk mengembangkan usaha masyarakat yang bergerak di bidang kehutanan, pengelolaan sampah hingga ekonomi sirkular.

Peluang itu mencuat saat Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang bertemu Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto di Jakarta, Selasa, (21/7/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang nyata agar program lingkungan tidak berhenti sebagai gerakan hijau semata, tetapi juga mampu membuka akses modal dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Joko secara khusus meminta jajaran Pemkab Lima Puluh Kota lebih aktif memantau peluang pendanaan yang tersedia melalui BPDLH. Informasi tersebut kemudian diharapkan dapat disebarluaskan kepada kelompok masyarakat yang selama ini konsisten mengelola hutan dan lingkungan secara lestari.

Kami titip pesan kepada Pak Bupati, agar jajarannya rajin mengakses website BPDLH untuk monitoring berbagai informasi bantuan kemudian menyebarluaskannya kepada masyarakat maupun kelompok masyarakat yang aktif dalam mengelola hutan maupun lingkungan,” kata Joko.

Sejumlah program strategis dibahas dalam pertemuan tersebut. Mulai dari Perhutanan Sosial, Blended Finance Model (BFM), pengelolaan sampah, Pooling Fund kebencanaan, hingga pengembangan ekonomi sirkular.

Bagi Lima Puluh Kota, peluang tersebut dinilai menjadi angin segar bagi kelompok masyarakat yang telah mengembangkan usaha berbasis lingkungan. Terlebih, kelompok-kelompok Perhutanan Sosial yang sudah produktif dinilai membutuhkan suntikan pembiayaan hijau agar usahanya bisa naik kelas.

Bupati Safni mengatakan pembiayaan tersebut dapat diarahkan untuk memperkuat usaha hutan rakyat, mengembangkan produk kehutanan, mendorong ekowisata hingga memperbaiki tata kelola sampah secara berkelanjutan.

Akses pembiayaan hijau ini sangat dibutuhkan sehingga benar-benar menyentuh akar ekonomi masyarakat yang menjadi penggerak utama dalam pengelolaan lingkungan hidup,” ujar Safni.

Safni berharap dukungan BPDLH dapat membuka akses pendanaan yang lebih luas melalui berbagai skema, seperti Blended Finance Model, layanan dana masyarakat, serta fasilitas dana bergulir untuk pengembangan ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah terpadu.

Gayung bersambut. Joko Tri Haryanto menyatakan BPDLH membuka ruang sinergi yang lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. Pendanaan yang dihimpun dari berbagai sumber global diharapkan dapat diarahkan untuk mendukung masyarakat sekaligus memperkuat program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Kolaborasi ini juga menyasar keberlanjutan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang telah terbentuk di Lima Puluh Kota. Kelompok tersebut dinilai memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus penjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya urusan hutan. Rencana pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu juga ikut dibahas. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui konsep ekonomi sirkular.

Safni menegaskan pembangunan berkelanjutan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, dukungan pendanaan menjadi salah satu kunci agar agenda pelestarian lingkungan benar-benar memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kita perlu menyatukan persepsi bahwa pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dapat tercapai dengan dukungan pendanaan dari BPDLH. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memperhatikan dampak lingkungan,” pungkas Safni. (tpk)

Berita Terkait

Rakor Wali Nagari, Safni Tekankan Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Lima Puluh Kota
Bantuan Sosial Hampir Rp1 Miliar Mengalir ke Lima Puluh Kota, Bupati Safni Apresiasi Sentra Abiseka Pekanbaru
TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Bupati Safni: Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga
TP-PKK Lima Puluh Kota Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose
Lima Puluh Kota Jadi Percontohan Blended Finance Model Perhutanan Sosial di Sumbar
Pendidikan Tetap Prioritas, Bupati Safni Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Rehabilitasi Sekolah
Harganas ke-33, Wabup Lima Puluh Kota Tekankan Keluarga sebagai Fondasi SDM Unggul
Kemensos dan Pemkab Lima Puluh Kota Gelar Bakti Sosial, 207 Anak Ikuti Sunatan Massal dan 94 Warga Jalani Operasi Katarak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

BPDLH Buka Keran Dana Hijau, Bupati Safni Bidik Pembiayaan untuk Warga Lima Puluh Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 10:04 WIB

Rakor Wali Nagari, Safni Tekankan Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Lima Puluh Kota

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:47 WIB

TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Bupati Safni: Percepat Pembangunan dan Buka Akses Ekonomi Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:48 WIB

TP-PKK Lima Puluh Kota Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lima Puluh Kota Jadi Percontohan Blended Finance Model Perhutanan Sosial di Sumbar

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

BPDLH Buka Keran Dana Hijau, Bupati Safni Bidik Pembiayaan untuk Warga Lima Puluh Kota

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Jangan Coba-coba Langgar Tata Ruang di Payakumbuh, Bangunan Bisa Dibongkar!

Selasa, 21 Jul 2026 - 00:14 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Rakor Wali Nagari, Safni Tekankan Pertanian Jadi Penggerak Ekonomi Lima Puluh Kota

Senin, 20 Jul 2026 - 10:04 WIB