Semarang | tipikal.com – Tiga kafilah asal Kota Payakumbuh mendapat suntikan semangat langsung dari Ketua DPRD Payakumbuh Wirman Putra setelah dipercaya memperkuat kontingen Sumatera Barat pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Jawa Tengah.
Tak sekadar hadir memberikan dukungan, Wirman juga menyerahkan uang pembinaan kepada tiga peserta tersebut usai pembukaan MTQ Nasional XXXI di Arena Utama Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu, (12/9/2026) malam.
Dukungan itu menjadi bentuk perhatian terhadap generasi muda Payakumbuh yang mendapat kesempatan membawa nama daerah ke panggung kompetisi Al-Qur’an tingkat nasional.
“Kehadiran kami di sini untuk menyemangati anak-anak kita. Mereka membawa nama Payakumbuh sekaligus menjadi bagian dari kontingen Sumbar,” kata Wirman Putra didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh Hendri Yazid.
Wirman meminta ketiga kafilah tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Menurutnya, tampil di ajang nasional bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, tampil percaya diri dan keluarkan kemampuan yang sudah dipersiapkan,” ujarnya.
Tiga kafilah Payakumbuh tersebut turun pada cabang Fahmil Al-Qur’an, salah satu cabang yang menguji penguasaan dan pemahaman peserta terhadap kandungan Al-Qur’an.
Untuk kategori putra, Payakumbuh diwakili Fatur Endrabel. Sementara pada kategori putri, dua peserta yang tampil adalah Tsabithah Imtitsal Muchtar dan Tuhfatul Aufiya.
Kehadiran ketiganya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Payakumbuh. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari perjuangan kontingen Sumatera Barat di ajang nasional tersebut.
Wirman mengatakan uang pembinaan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral kepada para kafilah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para kafilah. Mudah-mudahan dapat menambah semangat mereka selama bertanding dan menjadi penyemangat untuk memberikan hasil terbaik bagi Sumbar dan Kota Payakumbuh,” katanya.
MTQ Nasional XXXI digelar di Jawa Tengah pada 12–20 September 2026. Ajang tersebut mempertemukan peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia dalam kompetisi berbagai cabang Al-Qur’an.
Menurut Wirman, kepercayaan kepada tiga anak Payakumbuh untuk tampil di tingkat nasional patut diapresiasi. Hal itu menunjukkan adanya potensi generasi muda daerah yang mampu bersaing hingga level nasional.
Karena itu, ia berpesan agar ketiga peserta tidak menjadikan target prestasi sebagai beban. Fokus dan ketenangan, kata dia, justru menjadi modal penting ketika menghadapi persaingan.
“Kita tentu bangga tiga anak Payakumbuh mendapat kepercayaan tampil di tingkat nasional. Jaga kesehatan, fokus dalam perlombaan dan tetap tenang,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengeluarkan seluruh kemampuan yang telah dipersiapkan selama menjalani pembinaan.
“Berikan penampilan terbaik, karena kesempatan seperti ini juga menjadi pengalaman untuk perjalanan mereka ke depan,” pungkasnya.
Keikutsertaan Fatur, Tsabithah, dan Tuhfatul sekaligus menjadi momentum penting bagi ketiganya untuk memperluas pengalaman serta mengasah kemampuan dalam kompetisi Al-Qur’an di level nasional.
Dengan dukungan dari daerah, mereka diharapkan mampu menjaga konsentrasi, tampil maksimal, serta mengikuti seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI dengan baik hingga akhir perlombaan. (tpk)






