Elzadaswarman: Iman Tanpa Ilmu Tak Sempurna, Ilmu Tanpa Iman Tak Berkah

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman memberikan pesan tegas kepada ratusan siswa MTsN 1 Kota Payakumbuh. Tak hanya mengejar prestasi akademik, para pelajar diminta memperkuat iman dan takwa, menjaga kesehatan, peduli lingkungan, hingga menjauhi perundungan atau bullying.

Pesan tersebut disampaikan Elzadaswarman saat menjadi pembina upacara bendera di MTsN 1 Kota Payakumbuh, Senin, (3/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia hadir mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta.

Di hadapan para siswa, majelis guru, dan tenaga kependidikan, Elzadaswarman menegaskan bahwa keberhasilan generasi muda tidak cukup hanya diukur dari nilai akademik. Menurutnya, kecerdasan harus berjalan beriringan dengan akhlak, kepedulian sosial, kesehatan, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Ancaman ada di sekitar kita. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Iman tanpa ilmu tidak akan sempurna, begitu juga ilmu tanpa iman tidak akan membawa kebaikan,” ujarnya.

Ia menyebut perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan pergaulan membuat tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks. Karena itu, keseimbangan antara iman, ilmu pengetahuan, dan pembentukan karakter harus ditanamkan sejak usia sekolah.

Elzadaswarman juga menyoroti persoalan lingkungan. Ia mengajak siswa MTsN 1 Payakumbuh yang dikenal sebagai madrasah peduli lingkungan untuk tidak sekadar berbicara soal kebersihan, tetapi membuktikannya melalui tindakan sederhana setiap hari.

“Kalau melihat sampah, ambillah dan buang ke tempat sampah. Dulu kita mengenal gerakan dengan istilah ‘LISA’, yakni Lihat Sampah Ambil. Budaya itu harus kita hidupkan kembali,” katanya.

Tak hanya lingkungan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Para siswa diminta membiasakan pola hidup bersih dan sehat serta rutin berolahraga.

“Kesehatan adalah modal utama untuk meraih cita-cita. Hal-hal besar selalu diawali dari kebiasaan kecil. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana yang memberikan manfaat besar bagi kehidupan,” tuturnya.

Suasana upacara semakin interaktif ketika Elzadaswarman mengajak para siswa membangun kebiasaan berolahraga secara rutin. Ajakan tersebut disambut antusias melalui yel-yel bersama.

Di sisi lain, Elzadaswarman memberikan perhatian khusus terhadap persoalan bullying. Ia mengingatkan para siswa agar tidak melakukan perundungan, baik secara langsung di lingkungan sekolah maupun melalui media sosial.

Menurutnya, tindakan perundungan dapat meninggalkan dampak psikologis serius bagi korban. Karena itu, budaya saling menghormati dan menghargai harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

“Kita harus menghormati teman, saling menghargai, dan tidak melakukan bullying dalam bentuk apa pun. Mari mulai dari diri sendiri untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling mendukung,” pesannya.

Menutup amanatnya, Elzadaswarman menyampaikan prinsip Think Big, Do Small, Act Now. Ia mengajak para siswa memiliki cita-cita besar, memulainya dari langkah sederhana, dan tidak menunda untuk melakukan kebaikan.

“Betapa pun jauhnya perjalanan yang akan kita tempuh, semuanya dimulai dari langkah pertama. Jangan menunggu besok. Apa yang bisa dilakukan hari ini, lakukan sekarang juga,” pungkasnya.

Ia optimistis siswa MTsN 1 Kota Payakumbuh dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak mulia, berprestasi, peduli terhadap lingkungan, serta siap mengambil peran sebagai pemimpin bangsa di masa depan. (tpk)

Berita Terkait

Khatam Al-Quran ke-28 Raudhatul Jannah, Elzadaswarman Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Operasi Patuh Singgalang 2026 Digelar, Pemko Payakumbuh Dorong Disiplin Pengendara dan Tekan Kecelakaan
Payakumbuh Gembleng 35 Calon Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan Jadi Target
Hari Santri 2026, Elzadaswarman Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berkontribusi bagi Bangsa
Cabai Merah Rp50 Ribu per Kilogram Jadi Incaran Warga di Gerakan Pangan Murah Payakumbuh
Lima Mobil Damkar Dikerahkan, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa
49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan Kemensos, dari Kaki Palsu hingga Modal Usaha
115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Khatam Al-Quran ke-28 Raudhatul Jannah, Elzadaswarman Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Operasi Patuh Singgalang 2026 Digelar, Pemko Payakumbuh Dorong Disiplin Pengendara dan Tekan Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Payakumbuh Gembleng 35 Calon Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan Jadi Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Hari Santri 2026, Elzadaswarman Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berkontribusi bagi Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:25 WIB

Cabai Merah Rp50 Ribu per Kilogram Jadi Incaran Warga di Gerakan Pangan Murah Payakumbuh

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Upacara, Zulmaeta Dorong Generasi Muda Bergerak

Rabu, 28 Okt 2026 - 07:58 WIB