Lima Puluh Kota Ditetapkan sebagai Desa Devisa Gambir Pertama di Sumatera Barat

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Kabupaten Lima Puluh Kota resmi ditetapkan sebagai daerah pertama di Sumatera Barat yang menjadi bagian dari Program Desa Devisa Gambir. Penetapan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Nila Meiditha, dalam acara Kick Off dan Pendampingan Program Desa Devisa Gambir yang digelar di Aula Kantor Bupati, Bukik Limau, Sarilamak, Selasa, (29/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Lima Puluh Kota Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, serta jajaran pejabat dari instansi pusat dan provinsi, termasuk lembaga pembiayaan ekspor dan perwakilan petani dari 35 nagari penghasil gambir.

Bupati Safni menyebut bahwa komoditas gambir selama ini telah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Dengan lebih dari 11.000 petani aktif yang tersebar di 8 kecamatan, produksi gambir Kabupaten Lima Puluh Kota mencapai lebih dari 9.000 ton per tahun.

Lima Puluh Kota bukan hanya penghasil utama di Indonesia, tetapi juga terbesar di dunia. Melalui program Desa Devisa ini, kita ingin petani gambir naik kelas, dari hanya penyuplai bahan mentah menjadi pelaku ekspor yang mandiri dan berdaulat secara ekonomi,” tegas Safni.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar telah menyalurkan benih gambir bersertifikat guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk gambir di pasar global.

Kita ingin inisiatif ini menjadi praktik baik yang berkelanjutan, tidak hanya di Lima Puluh Kota, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Sumbar,” ujarnya.

Perwakilan LPEI, Nila Meiditha, menjelaskan bahwa program Desa Devisa merupakan upaya peningkatan kapasitas ekspor berbasis komunitas desa. Sejak 2019, lebih dari 2.000 desa di Indonesia telah mendapatkan pendampingan dari LPEI.

Desa gambir di Lima Puluh Kota adalah yang pertama di Sumatera Barat. Kami optimistis, dengan sinergi dan kerja sama semua pihak, petani gambir di sini mampu menembus pasar internasional secara langsung,” ungkapnya.

Program ini diharapkan menjadi penggerak transformasi ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan, serta memperkuat posisi Lima Puluh Kota sebagai sentra gambir dunia. (tpk)

Berita Terkait

Lima Puluh Kota Bidik Posisi Pusat Peternakan Unggulan di Sumatera Barat
Pra TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Pemkab Lima Puluh Kota dan Kodim 0306/50 Kota Percepat Pembangunan Akses Nagari
Bupati Safni: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Lingkungan Hidup Tanggung Jawab Bersama
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Wabup Lima Puluh Kota Ajak Masyarakat Mulai Pilah Sampah dari Rumah
Apresiasi Guru PAUD dan TK Berprestasi, Bupati Lima Puluh Kota Siapkan Umroh Gratis
Wabup Lima Puluh Kota Buka Rakor Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Pencegahan
Pemkab Lima Puluh Kota Torehkan WTP ke-11 Berturut-turut
Pemkab Lima Puluh Kota Peringati Harkitnas ke-118, Bupati Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:17 WIB

Lima Puluh Kota Bidik Posisi Pusat Peternakan Unggulan di Sumatera Barat

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:39 WIB

Pra TMMD/N Ke-129 Resmi Dimulai, Pemkab Lima Puluh Kota dan Kodim 0306/50 Kota Percepat Pembangunan Akses Nagari

Senin, 8 Juni 2026 - 18:35 WIB

Bupati Safni: Saatnya Bekerja untuk Iklim, Lingkungan Hidup Tanggung Jawab Bersama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:18 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Wabup Lima Puluh Kota Ajak Masyarakat Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:13 WIB

Apresiasi Guru PAUD dan TK Berprestasi, Bupati Lima Puluh Kota Siapkan Umroh Gratis

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota Bidik Posisi Pusat Peternakan Unggulan di Sumatera Barat

Rabu, 17 Jun 2026 - 22:17 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Wawako Payakumbuh Dorong Generasi Muda Kuasai Bahasa Asing Hadapi Persaingan Global

Rabu, 17 Jun 2026 - 20:48 WIB