Payakumbuh Gelar FGD Bahas Indeks Pembangunan Kebudayaan Berbasis ABS-SBK

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk membahas pengembangan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) yang berlandaskan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Acara yang berlangsung di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh pada Kamis, (10/10/2024) ini dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Bundo Kanduang, dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM).

FGD ini dibuka oleh Pj Wali Kota Payakumbuh Suprayitno, didampingi Kepala Bappeda Kota Payakumbuh. Dalam sambutannya, Suprayitno menyatakan pentingnya menjaga nilai-nilai agama dan adat dalam setiap proses pembangunan daerah.

“Perwujudan ABS-SBK ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga nilai-nilai agama dan adat dalam pembangunan,” ungkap Suprayitno.

Saat ini, menurutnya, belum tersedia definisi operasional dan metadata untuk mengukur kinerja implementasi ABS-SBK di Payakumbuh. Oleh karena itu, melalui penelitian yang melibatkan tim dari LPPM Universitas Andalas, diharapkan akan diperoleh komponen-komponen yang dapat menjadi indikator untuk menilai kinerja ABS-SBK secara tahunan.

Hadir sebagai narasumber dari Universitas Andalas, Dr. Sri Maryati, SE, M.Si, Dr. Hendra Lukito, SE, MM, Dr. Fajri Adrianto, SE, M.Bus, Dr. Dodi Devianto, S.Si, M.Sc, dan Rahmat Eka Putra, SE, M.Sc. Mereka akan membantu merumuskan elemen-elemen yang perlu diukur dalam IPK berbasis ABS-SBK.

Melalui FGD ini, diharapkan tercipta dasar perumusan kebijakan kebudayaan yang sesuai dengan visi RPJPD Kota Payakumbuh 2025-2045, yaitu “Payakumbuh Bermartabat, Maju, dan Berkelanjutan sebagai Perwujudan ABS-SBK.” (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Hobby/Otomotif

Menang Telak, Filius Chandra Nahkodai XOS Sumatera 2026-2029

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:15 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Lawan Inflasi, 2.300 ASN Payakumbuh Tanami Bawang Merah

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:33 WIB