Terus Terjadi Lonjakan, Satgas Covid-19 Payakumbuh Laksanakan Evaluasi

- Jurnalis

Minggu, 11 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Beberapa minggu sempat berkurang, sekarang malah semakin meningkat kasus positif Covid-19 di Kota Payakumbuh. Untuk mengantisipasi ledakan kasus, Satgas Covid-19 melaksanakan evaluasi di kantor Balaikota Payakumbuh, Minggu (11/07).

Rapat dipimpin Wali Kota Riza Falepi bersama Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Kajari Payakumbuh Suwarsono, Dandim 0306/Lima Puluh Kota, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten, Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal, serta kepala OPD, Camat, dan Kepala Puskesmas se Kota Payakumbuh.

Wali Kota Riza Falepi menyampaikan positif rate di Payakumbuh rata-rata saat ini 20 persen. Sudah sangat tinggi sehingga mengkhawatirkan kita terjadi ledakan kasus seperti di Jakarta dan Daerah lainnya di pulau Jawa.

Sementara itu, poin lain yang disampaikan oleh Riza pada rapat evaluasi tersebut adalah pertama laporan Covid-19 harus diperjelas, seperti berapa masyarakat yang telah divaksin, dibuat daftar per kelurahan, rilis Covid-19 mesti disampaikan dalam website khusus setiap hari, sampai laporan vaksinasi ke provinsi.

“Pelaksanaan keuangan dipercepat realisasinya dan pendegelasian tugas harus jelas untuk membagi pekerjaan dalam penanganan Covid-19, dan yang paling penting saya meminta vaksinasi lebih dipacu lagi,” ungkapnya.

Kapolres Payakumbuh Alex Prawira, dalam arahannya menyampaikan perlu mendudukkan terkait zonasi dan yang saat ini dikeluarkan aturannya oleh Kemenkes disebut dengan level, karena ini akan berimplikasi pada penegakan hukum di lapangan.

Terkait yang positif dan kontak erat yang akan ditracing, harus diisolasi mandiri. Hanya kendalanya adalah bantuan terkait kebutuhan mereka saat isolasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapolres Alex menyampaikan apresiasi dengan adanya salah satu warga Kota Payakumbuh yang secara sukarela mau membantu masyarakat yang positif Covid-19 dengan biaya sendiri.

“Saya akan ketemu besok dengan warga tersebut,” ujarnya.

Kapolres juga menyebut masalah domisili pasien positif harus diperjelas, karena banyak tempat tinggalnya yang tidak sesuai dengan KTP.

“Untuk operasi yustisi, di cek KTPnya, dicek lagi apakah sudah punya sertifikat vaksin, surat negatif PCR, atau antigen,” kata Kapolres.

Terkait dengan isolasi mandiri dan karantina di SKB, Kapolres meminta agar ini harus dimonitor oleh Lurah. Ini sistem koordinasi yang harus dibangun dan dilaksanakan pengawasannya di lapangan.

Selain itu, terkait aturan mengenai cafe dan restoran, pihak Polres sudah membuat himbauan dimana makan di tempat sampai jam 17.00 WIB, dibungkus sampai jam 20.00 WIB. Apabila sistemnya bisa diantar atau delivery, diperbolehkan 24 jam.

Di penutup rapat, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan akan membuat surat edaran baru terkait pengaturan rumah makan/ restoran dan cafe ini. Sementara untuk pelaksanaan ibadah ditempat peribadatan kita akan undang semua pengurus masjid/mushalla dan FKUB. Begitu juga dengan kontrol warga yang keluar masuk kota Payakumbuh kita laksanakan besok pertemuan dengan seluruh Camat dan Lurah. Pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Pendidikan

SMP NEGERI 1 PAYAKUMBUH RAIH JUARA UMUM LOMBA BOBB TAHUN 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:58 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Karang Taruna Payakumbuh Siapkan Bisnis Maggot, Zulmaeta Siap Jadi Pembeli

Senin, 28 Sep 2026 - 21:50 WIB