Pemko Payakumbuh Mulai Tahap Kedua Proyek Pengendalian Banjir Batang Agam

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera V memulai tahap kedua proyek strategis Pembangunan Pengendalian Banjir Batang Agam. Proyek ini ditujukan untuk mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Kamis, (5/06/2025), didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Kepala Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup. Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman menegaskan pentingnya proyek ini sebagai bagian dari pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Kami berharap proyek ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Pengendalian banjir Batang Agam sangat vital bagi keberlanjutan pembangunan Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Proyek ini dilaksanakan oleh Satuan Kerja SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Wilayah Sungai Sumatera Barat, berdasarkan kontrak Nomor HK 0201-BWS5.8.1/02/2025 tertanggal 14 April 2025. Nilai kontrak mencapai Rp.42,88 miliar dengan masa pelaksanaan selama 262 hari kalender.

PT. Bina Cipta Utama ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana, dengan supervisi dari konsorsium PT. Sarana Bhuana Jaya, PT. Indra Jaya (Persero), dan PT. Rancang Mandiri. Hingga awal Juni 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 3,57 persen.

Wakil Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran proyek dan pembebasan lahan. Saat ini, pembebasan lahan masih berlangsung, dengan sisa sekitar 2,3 hektare yang belum dibebaskan, khususnya di wilayah Balai Panjang.

“Pemerintah Kota berkomitmen melakukan pengawasan berkala agar pelaksanaan proyek tetap sesuai harapan masyarakat. Kami juga terus mendorong penyelesaian pembebasan lahan agar proyek bisa berlanjut tahun depan,” tambahnya.

Proyek pengendalian banjir Batang Agam diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap banjir musiman yang selama ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan menghambat pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis proyek ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi ketahanan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. (tpk)

Berita Terkait

115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja
Sulam dan Anyam Payakumbuh Bersiap Naik Kelas, Targetkan Tembus Pasar Global
Solok Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Bergerak Cepat, Kirim Personel, Logistik hingga Damkar
Dua Pelajar Payakumbuh Tembus Nasional, Wawako Elzadaswarman Titip Pesan: Jangan Pulang Tanpa Pengalaman!
Arosuka Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Kirim Puluhan Personel dan Logistik
Sanitasi Payakumbuh Tembus 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Septic Tank untuk Warga MBR
171 Posyandu Payakumbuh Naik Kelas, Layanan Kesehatan Kini Sasar Semua Usia
36 Tahun Mengabdi, Kadisnakerin Yasril Tutup Usia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:40 WIB

115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 07:32 WIB

Sulam dan Anyam Payakumbuh Bersiap Naik Kelas, Targetkan Tembus Pasar Global

Rabu, 23 September 2026 - 07:21 WIB

Solok Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Bergerak Cepat, Kirim Personel, Logistik hingga Damkar

Rabu, 23 September 2026 - 07:14 WIB

Dua Pelajar Payakumbuh Tembus Nasional, Wawako Elzadaswarman Titip Pesan: Jangan Pulang Tanpa Pengalaman!

Rabu, 23 September 2026 - 07:02 WIB

Arosuka Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Kirim Puluhan Personel dan Logistik

Berita Terbaru