Pemko Payakumbuh Hentikan Kegiatan Bernuansa Euforia, Ajak Warga Perkuat Empati untuk Korban Bencana Sumbar

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh menyerukan penghentian seluruh kegiatan yang bersifat seremoni dan euforia sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang tengah dilanda bencana di Sumatra Barat. Seruan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri Tabligh Akbar dan Istighotsah yang digelar Kementerian Agama Kota Payakumbuh di Lapangan Sari Bulan, Sawah Padang, Senin, (8/11/2025).

Elzadaswarman menegaskan bahwa rangkaian bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat harus menjadi duka bersama seluruh masyarakat. “Kita semua berduka. Dari Aceh sampai Sumatra Barat, bencana datang silih berganti. Kita berdoa semoga ini menjadi batasnya dan tidak berlanjut lagi,” ujarnya.

Menurutnya, pola bencana hidrometeorologi semakin terlihat dengan perubahan cuaca ekstrem dan angin kencang yang bergerak dari Sumatra ke Jawa dan berpotensi kembali lagi. Karena itu, ia mengajak masyarakat memperkuat keimanan, kerukunan, dan solidaritas sosial.

Sebagai bentuk empati, Pemko Payakumbuh menghentikan seluruh aktivitas yang bernuansa hura-hura sepanjang tahun. “Tidak ada lagi perayaan berlebihan. Duka ini bukan hanya milik Payakumbuh, tetapi juga Lima Puluh Kota, Agam, Tanah Datar, Pariaman, Pesisir Selatan, dan daerah lainnya di Sumbar,” katanya.

Pemko dijadwalkan menggelar zikir dan ceramah akbar pada 16 Desember mendatang untuk memperkuat kebersamaan serta memohon perlindungan agar daerah terhindar dari bencana. Wawako juga mengajak pelajar hadir dengan pakaian rapi dan sopan.

Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman mengajak masyarakat memperluas kepedulian terhadap korban bencana. Ia meminta para pelajar menyampaikan pesan empati kepada keluarga mereka. “Anak-anak hebat yang hadir hari ini, sentuhlah hati orang tua ketika pulang nanti. Sampaikan bahwa saudara kita membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, menyampaikan bahwa kegiatan diawali dengan istighotsah, muhasabah, dan dilanjutkan dengan salat ghaib bagi para korban. Ia menegaskan Kemenag menghentikan seluruh bentuk euforia dan fokus pada pelayanan umat.

Kemenag juga menggalang donasi dan langsung menyalurkannya ke lokasi terdampak menggunakan sepeda motor agar menjangkau daerah yang sulit diakses. “Mereka tidak bisa tidur nyenyak, sementara kita masih bisa beraktivitas. Karena itu, kita turun langsung membantu,” ujarnya. (tpk)

Berita Terkait

Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026
55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam
Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan
Gerak Jalan Santai MTsN 2 Payakumbuh Diikuti Seribuan Peserta
Banpres Disalurkan ke 30 Warga Payakumbuh Terdampak Bencana dan Gagal Panen
Semarak Pawai HUT RI di Payakumbuh, 113 Kontingen Unjuk Kreativitas
Sang Merah Putih Diturunkan, Peringatan HUT ke-81 RI di Payakumbuh Berlanjut hingga Malam
168 Napi Lapas Tanjung Pati Dapat Remisi HUT RI, 4 Orang Langsung Bebas

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:53 WIB

55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Gerak Jalan Santai MTsN 2 Payakumbuh Diikuti Seribuan Peserta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Banpres Disalurkan ke 30 Warga Payakumbuh Terdampak Bencana dan Gagal Panen

Berita Terbaru

Payakumbuh

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:19 WIB