Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Sembako Dijual Lebih Murah Jelang Idul Fitri

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh untuk berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa, (10/03/2026).

Sejak pagi hari masyarakat sudah mulai mengantre untuk mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. Warga yang datang terdiri dari ibu rumah tangga, lansia hingga pasangan muda yang ingin menyiapkan kebutuhan menjelang Lebaran.

Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean di setiap stan penjualan komoditas. Petugas pun tampak sigap mengatur jalannya pembelian agar berlangsung tertib dan lancar.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan kegiatan pasar murah merupakan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.

Kita hadir di tengah masyarakat dengan menyediakan berbagai komoditas yang sangat dibutuhkan menjelang Idul Fitri. Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” kata Elzadaswarman saat meninjau kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali, terutama saat permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Elzadaswarman berharap masyarakat Payakumbuh dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang karena kebutuhan pokoknya dapat terpenuhi melalui kegiatan pasar murah yang digelar Pemko Payakumbuh.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan yang belum tergarap untuk menanam berbagai kebutuhan pangan seperti cabai, bawang, dan sayuran.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi ketika terjadi lonjakan harga atau kelangkaan bahan pangan di pasaran.

Jika suatu saat kondisi sulit terjadi, hasil dari pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga. Kita tidak tahu bagaimana kondisi dunia ke depan, jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Payakumbuh.

Menurutnya, program tersebut membuka peluang bagi pedagang lokal, petani, nelayan serta pelaku UMKM untuk menjadi pemasok bahan baku.

SPPG diwajibkan membeli bahan baku logistik dari pedagang lokal, petani, nelayan, dan UMKM setempat. Kebijakan ini bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, jika terdapat pihak yang tidak menjalankan kebijakan tersebut dengan membeli bahan baku dari luar daerah, masyarakat diminta untuk melaporkannya kepada pemerintah.

Jika ada yang menolak membeli dari pelaku usaha lokal, silakan laporkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh.

Menurutnya, pemerintah memberikan subsidi sekitar 20 hingga 30 persen dari harga pasar untuk sejumlah komoditas yang dijual.

Dengan subsidi tersebut masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran,” kata Faizal.

Ia menjelaskan beberapa komoditas yang disediakan dalam kegiatan pasar murah tersebut antara lain beras lokal premium, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih.

Beras lokal premium dijual sebanyak 3.000 kilogram dengan harga Rp145 ribu per karung, lebih murah dibanding harga pasar sekitar Rp180 ribu.

Minyak goreng kemasan dua liter tersedia sebanyak 1.500 liter dengan harga Rp30 ribu, sementara harga di pasaran berkisar Rp39 ribu.

Selain itu, gula pasir dijual dengan harga Rp14 ribu per kilogram dari harga pasar sekitar Rp19 ribu dengan stok 1.000 kilogram.

Telur ayam juga tersedia sebanyak 300 tray dengan harga Rp40 ribu per tray, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp55 ribu.

Komoditas lain seperti cabai merah dan bawang merah masing-masing dijual Rp25 ribu per kilogram dengan stok 150 kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berkisar Rp35 ribu per kilogram.

Sementara itu, bawang putih dijual Rp24 ribu per kilogram dari harga pasar sekitar Rp35 ribu dengan stok sebanyak 100 kilogram.

Faizal menambahkan, pasar murah tersebut khusus diperuntukkan bagi warga Kota Payakumbuh. Hal itu dibuktikan dengan kewajiban membawa fotokopi KTP saat melakukan pembelian di lokasi kegiatan.

Masyarakat yang ingin berbelanja cukup membawa fotokopi KTP sebagai bukti bahwa mereka merupakan warga Kota Payakumbuh,” jelasnya.

Salah seorang warga Bunian, Meri (40), mengaku sangat terbantu dengan adanya program pasar murah tersebut.
Ia mengatakan harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan menjelang Lebaran sehingga pasar murah menjadi solusi bagi masyarakat.

Terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang mengadakan pasar murah ini. Sebentar lagi Lebaran, jadi kami bisa menyiapkan stok kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala karena sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Harapan kami pasar murah ini terus berlanjut, karena sangat membantu sekali agar dapur terus ngebul,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Yasrizal, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kabag Perekonomian A. Arifianto, serta jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh. (tpk)

Berita Terkait

Nagari Aie Tabik Hidupkan Kembali Tradisi Mauluan Konji, Wawako Payakumbuh: Jangan Sampai Jati Diri Urang Minang Terkikis
Ribuan Pesepeda Ramaikan GSA 2026, Payakumbuh Perkuat Posisi sebagai Destinasi Sport Tourism
Payakumbuh Selangkah Lagi Terapkan Manajemen Talenta ASN, BKN Apresiasi Kesiapan Daerah
Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Aktualisasikan Nilai Pancasila untuk Persatuan dan Perdamaian Dunia
Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter, Wawako Resmikan RA Ikhlas Model DWP Kemenag
Pemko Payakumbuh Tegaskan SPMB 2026/2027 Harus Bersih, Transparan, dan Bebas Penyimpangan
Pasar Murah Pemko Payakumbuh Diserbu Warga, Harga Bahan Pokok Disubsidi Hingga 50 Persen
Jasa Raharja Serahkan Ambulans untuk PMI Payakumbuh, Perkuat Layanan Kemanusiaan

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:05 WIB

Nagari Aie Tabik Hidupkan Kembali Tradisi Mauluan Konji, Wawako Payakumbuh: Jangan Sampai Jati Diri Urang Minang Terkikis

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:59 WIB

Ribuan Pesepeda Ramaikan GSA 2026, Payakumbuh Perkuat Posisi sebagai Destinasi Sport Tourism

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:31 WIB

Payakumbuh Selangkah Lagi Terapkan Manajemen Talenta ASN, BKN Apresiasi Kesiapan Daerah

Senin, 1 Juni 2026 - 19:34 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Aktualisasikan Nilai Pancasila untuk Persatuan dan Perdamaian Dunia

Senin, 25 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter, Wawako Resmikan RA Ikhlas Model DWP Kemenag

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Wabup Lima Puluh Kota Ajak Masyarakat Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:18 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Apresiasi Guru PAUD dan TK Berprestasi, Bupati Lima Puluh Kota Siapkan Umroh Gratis

Jumat, 5 Jun 2026 - 07:13 WIB