Payakumbuh | tipikal.com — Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menggelar webinar bedah kisi-kisi Tes Kompetensi Akademik (TKA) Sekolah Dasar tahun 2026 dengan tema “Sukses Hadapi Asesmen Akhir”, Jumat, (06/2/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut berlangsung pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.
Webinar diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira, Kabid Dikdas Fiqih Rahmad, S.Y., Kasi Dikdas Nikmat Elva, kepala sekolah, serta guru kelas VI SD se-Kota Payakumbuh. Kegiatan dibuka langsung oleh Kadis Pendidikan.
Hadir sebagai narasumber Loly Altasia, guru SDN 52 Payakumbuh, dan Moli Sartika, guru SDN 25 Payakumbuh. Keduanya memaparkan secara rinci kisi-kisi TKA 2026 serta strategi pembelajaran dalam mempersiapkan siswa menghadapi asesmen akhir.
Dalam sambutannya, Nalfira menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen standar nasional untuk mengukur capaian akademik siswa pada mata pelajaran tertentu, khususnya Bahasa Indonesia dan Matematika, sesuai kurikulum yang berlaku.
Menurutnya, TKA tidak lagi berorientasi pada kemampuan menghafal, melainkan menekankan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
“TKA dirancang untuk mengukur kemampuan analisis, penalaran, dan pemecahan masalah siswa, sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran yang lebih objektif terhadap capaian akademik,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan TKA di tingkat Sekolah Dasar di antaranya menjawab tantangan perbedaan standar penilaian antar sekolah melalui penyediaan penguatan capaian akademik yang objektif dan terstandar. Selain itu, TKA memberikan laporan capaian akademik individu murid yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan.
TKA juga berfungsi sebagai sarana evaluasi pembelajaran, memetakan kualitas pendidikan di berbagai daerah, serta menilai efektivitas proses belajar mengajar di sekolah. Di sisi lain, TKA berperan dalam penyetaraan hasil belajar murid dari jalur pendidikan formal dan nonformal.
Secara fungsional, TKA menjadi indikator prestasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya (SMP), sekaligus sebagai validator dan pembanding terhadap nilai rapor atau nilai sekolah. TKA juga menjadi umpan balik dalam upaya perbaikan pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan.
Kepala SDN 16 Payakumbuh, Ridha Hilmi, menyambut baik pelaksanaan webinar tersebut. Ia menyebutkan kegiatan ini sangat membantu guru dalam memahami arah kebijakan asesmen yang akan dihadapi siswa.
“Melalui webinar ini, kami mendapatkan banyak informasi dan pemahaman baru terkait TKA. Harapan kami, ke depan Dinas Pendidikan dapat terus menghadirkan kegiatan serupa dengan materi yang variatif,” katanya. (tpk)






