TPA Ditarget Berakhir 2028, Pemko Payakumbuh Percepat Reformasi Pengelolaan Sampah

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | tipikal.com — Hanif Faisol Nurofiq menyatakan operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di seluruh Indonesia akan berakhir secara teknis pada 2028, termasuk TPA Regional Payakumbuh di Padang Karambia.
Pernyataan tersebut disampaikan Hanif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah di Jakarta, Rabu, (25/2/2026).

Bapak Presiden mengingatkan kepada kita semua bahwa tempat pemrosesan akhir sampah kita akan berakhir secara teknis pada tahun 2028,” kata Hanif.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH itu menegaskan, berdasarkan standar Kementerian Pekerjaan Umum, TPA hanya layak beroperasi selama 20 tahun. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera menyusun langkah konkret dari hulu hingga hilir agar timbulan sampah yang berakhir di TPA dapat ditekan dan hanya menyisakan residu.

Hanif juga mengungkapkan praktik open dumping terus menurun. Berdasarkan penilaian Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, praktik tersebut turun dari 95 persen pada 2025 menjadi 66 persen. Meski demikian, masih terdapat 481 TPA yang menjalankan sistem open dumping.

Tentu di tahun 2026 kita bersepakat untuk segera mengakhiri open dumping ini 100 persen,” tegasnya.

Penghentian open dumping menjadi bagian dari target pengelolaan sampah 100 persen sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Pada 2026, pemerintah menargetkan capaian pengelolaan sampah sebesar 64,3 persen.

Sementara itu, data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) mencatat timbulan sampah nasional pada 2025 mencapai 24,8 juta ton dan 65,45 persen di antaranya belum terkelola secara optimal.

Payakumbuh Siapkan Langkah Strategis
Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda menyatakan kesiapan daerahnya mengambil langkah percepatan.

Kami berkomitmen menyusun dan mengesahkan Rencana Induk Pengelolaan Sampah sebagai dasar percepatan penyelesaian sampah menuju 100 persen sampah terkelola pada 2029,” kata Rida Ananda didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh, Delni Putra.

Ia menegaskan, Pemko Payakumbuh akan mendorong dan memfasilitasi seluruh elemen masyarakat untuk memilah sampah dari rumah dan lingkungan masing-masing secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Selain itu, pemerintah kota akan memastikan seluruh kawasan komersial seperti hotel, restoran, dan kafe memiliki fasilitas pengolahan sampah dan mengelolanya secara mandiri atau bekerja sama dengan pihak lain.
Pemko juga akan memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Rida menambahkan, seluruh kebijakan akan diarahkan pada prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dan ekonomi sirkular dengan menekan sampah dari hulu, mengoptimalkan pengolahan di tengah, serta memastikan pengelolaan di hilir berjalan sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008.

Kami akan melengkapi dan menjalankan norma, standar, prosedur, dan kriteria pengelolaan sampah secara konsisten,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemko Payakumbuh juga menggandeng berbagai pihak untuk menjalankan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) guna menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

Pengelolaan sampah bukan hanya soal teknis, tetapi soal perubahan perilaku. Kami ingin gerakan ini menjadi budaya bersama,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik
32 Pramuka Payakumbuh Meluncur ke Jamnas XII di Cibubur, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Trans Paliko Dikebut, Payakumbuh-Lima Puluh Kota Siapkan Patungan Anggaran hingga Kejar Dukungan BTS
Pekarangan Kini Jadi Andalan! Payakumbuh Luncurkan GEMPITA BERSAMA untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Kejar Rp116,97 Miliar Tambahan TKD, Pemko Payakumbuh Pacu Proyek Fisik Mulai Agustus
Studi Kelayakan Angkutan Listrik Dimulai, Payakumbuh Bidik Transportasi Publik Modern
Randang Payakumbuh Resmi Kantongi Hak Merek, Pemko Bangun Ekosistem Kekayaan Intelektual
Payakumbuh Mulai Terapkan ASN Corporate University untuk Wujudkan Birokrasi Profesional

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:26 WIB

32 Pramuka Payakumbuh Meluncur ke Jamnas XII di Cibubur, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Trans Paliko Dikebut, Payakumbuh-Lima Puluh Kota Siapkan Patungan Anggaran hingga Kejar Dukungan BTS

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Pekarangan Kini Jadi Andalan! Payakumbuh Luncurkan GEMPITA BERSAMA untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:14 WIB

Kejar Rp116,97 Miliar Tambahan TKD, Pemko Payakumbuh Pacu Proyek Fisik Mulai Agustus

Berita Terbaru

Opini

PENGANGGURAN

Senin, 24 Agu 2026 - 10:58 WIB