Wawako Payakumbuh Buka Pelatihan Adat 2025: Perkuat Peran Niniak Mamak dalam Pembangunan

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Wakil Wali Kota Payakumbuh secara resmi membuka Pelatihan Adat Kota Payakumbuh Tahun 2025 dengan tema “Penguatan Peran dan Fungsi Niniak Mamak” di Ruang Perpustakaan Umum Daerah Lantai 3 Bukik Sibaluik, Senin, (8/09/2025).

Kegiatan yang diikuti 30 niniak mamak dari 10 nagari se-Kota Payakumbuh ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta kapasitas niniak mamak dalam melestarikan adat Minangkabau sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa adat budaya merupakan bagian penting dari pembangunan Payakumbuh.

Salah satu tanggung jawab pemerintah daerah adalah memajukan dan melestarikan adat budaya dengan memperhatikan kearifan lokal. Melalui pelatihan ini, kita berharap peran dan fungsi niniak mamak semakin kuat sehingga dapat menjadi tonggak penting dalam pembangunan Kota Payakumbuh ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemko Payakumbuh berkomitmen menjadikan kota ini sebagai pusat literasi adat Minangkabau. Rencana itu diwujudkan melalui pengadaan museum daerah budaya, penerbitan buku adat, penyediaan pakaian adat, hingga pelestarian alat kesenian tradisional.

Payakumbuh merupakan daerah strategis dengan ragam adat dan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat. Sebagai salah satu destinasi wisata budaya, kita ingin memperkuat peran pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan adat budaya,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, menyebut pelatihan akan berlangsung selama tiga hari.

Pelatihan adat ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM kebudayaan guna mendukung pengembangan, pemanfaatan, dan pelestarian adat budaya di Kota Payakumbuh,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menegaskan bahwa menjaga adat berarti menjaga jati diri masyarakat Minangkabau.

Adat bukan hanya sekadar aturan, melainkan juga cerminan identitas kita yang berlandaskan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk kembali memahami, mendalami, dan mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut,” ungkapnya.

Pelatihan adat ini turut dihadiri Ketua LKAAM, Staf Ahli Wali Kota, Kepala OPD terkait, Camat se-Kota Payakumbuh, Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang Kota, serta perwakilan Bundo Kanduang Nagari se-Kota Payakumbuh. (tpk)

Berita Terkait

Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026
55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam
Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan
Gerak Jalan Santai MTsN 2 Payakumbuh Diikuti Seribuan Peserta
Banpres Disalurkan ke 30 Warga Payakumbuh Terdampak Bencana dan Gagal Panen
Semarak Pawai HUT RI di Payakumbuh, 113 Kontingen Unjuk Kreativitas
Sang Merah Putih Diturunkan, Peringatan HUT ke-81 RI di Payakumbuh Berlanjut hingga Malam
168 Napi Lapas Tanjung Pati Dapat Remisi HUT RI, 4 Orang Langsung Bebas

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:53 WIB

55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Gerak Jalan Santai MTsN 2 Payakumbuh Diikuti Seribuan Peserta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Banpres Disalurkan ke 30 Warga Payakumbuh Terdampak Bencana dan Gagal Panen

Berita Terbaru

Payakumbuh

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:19 WIB