Mengangkat Nilai Adat Lewat Tradisi: Koto Nan Ampek Gelar Batogak Rumah

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh mengapresiasi pelaksanaan kegiatan budaya bertajuk “Batogak Rumah Manaiakkan Kudo-Kudo” yang digelar di Kenagarian Koto Nan Ampek, Minggu, (20/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Satu Nagari Satu Event yang bertujuan melestarikan adat dan budaya lokal Minangkabau.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan penghargaan atas inisiatif masyarakat yang terus menjaga dan merawat nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kenagarian Koto Nan Ampek. Tema yang diangkat kali ini bukan hanya rangkaian kata, tapi memiliki makna filosofis yang mendalam,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi Batogak Rumah Manaiakkan Kudo-Kudo merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau seperti gotong royong, musyawarah, serta kepatuhan terhadap norma adat.

“Mendirikan rumah adat bukan sekadar membangun fisik, tapi juga simbol pembentukan keluarga, penataan masyarakat, dan pelestarian nilai adat,” tambahnya.

Elzadaswarman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga bentuk nyata pengukuhan identitas masyarakat sebagai bagian dari Minangkabau yang kaya akan adat dan tradisi.

Ia menambahkan, Pemko Payakumbuh bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Payakumbuh, dan Bundo Kanduang mendukung penuh inisiatif yang datang dari masyarakat dalam mengembangkan potensi nagari.

“Program Satu Nagari Satu Event bukan hanya wadah pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata lokal dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangkitkan kembali kelestarian adat di 10 nagari yang ada di Payakumbuh.

“Kita berharap dengan Satu Event Satu Nagari, adat dan budaya Minangkabau bisa terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk menampilkan keterampilan seni dan budaya, sekaligus menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk mempromosikan produknya.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus digelar secara berkelanjutan dan semakin baik lagi,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja
Sulam dan Anyam Payakumbuh Bersiap Naik Kelas, Targetkan Tembus Pasar Global
Solok Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Bergerak Cepat, Kirim Personel, Logistik hingga Damkar
Dua Pelajar Payakumbuh Tembus Nasional, Wawako Elzadaswarman Titip Pesan: Jangan Pulang Tanpa Pengalaman!
Arosuka Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Kirim Puluhan Personel dan Logistik
Sanitasi Payakumbuh Tembus 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Septic Tank untuk Warga MBR
171 Posyandu Payakumbuh Naik Kelas, Layanan Kesehatan Kini Sasar Semua Usia
36 Tahun Mengabdi, Kadisnakerin Yasril Tutup Usia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:40 WIB

115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 07:32 WIB

Sulam dan Anyam Payakumbuh Bersiap Naik Kelas, Targetkan Tembus Pasar Global

Rabu, 23 September 2026 - 07:21 WIB

Solok Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Bergerak Cepat, Kirim Personel, Logistik hingga Damkar

Rabu, 23 September 2026 - 07:14 WIB

Dua Pelajar Payakumbuh Tembus Nasional, Wawako Elzadaswarman Titip Pesan: Jangan Pulang Tanpa Pengalaman!

Rabu, 23 September 2026 - 07:02 WIB

Arosuka Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Kirim Puluhan Personel dan Logistik

Berita Terbaru