Kemarau Panjang, Warga Payakumbuh Lakukan Salat Istisqa

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Menghadapi kemarau panjang dan belum turunnya hujan dalam waktu yang cukup lama, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa dan doa bersama di Lapangan Mangkudu Balai Jariang, Kelurahan Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Minggu pagi (20/07/2025).

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hadir pula tokoh masyarakat, pemuka agama, serta jajaran pemerintah kelurahan dan kecamatan. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, turut hadir dan menyampaikan sambutan mewakili Pemerintah Kota.

Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang hadir dan bersama-sama memanjatkan doa. Ini adalah bentuk kekuatan kebersamaan kita sebagai umat yang percaya akan kekuasaan Allah SWT,” ujar Elzadaswarman.

Ia menambahkan, fenomena kekeringan yang terjadi saat ini telah berdampak nyata, terutama pada sektor pertanian, pasokan air bersih, dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, menurutnya, ikhtiar spiritual melalui Salat Istisqa menjadi langkah penting dan penuh harapan.

Kita hanya bisa memohon dengan tulus kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Salat dan doa bersama ini adalah bentuk keikhlasan dan pengakuan atas keterbatasan manusia dalam menghadapi kondisi alam,” katanya.

Sementara itu, Lurah Balai Tangah Koto yang ikut dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapannya agar momentum ini juga mempererat persaudaraan antarwarga dan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam.

Senada, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Payakumbuh menyampaikan bahwa Salat Istisqa bukan sekadar ibadah, tapi juga bagian dari edukasi spiritual kepada masyarakat.

Kita diajarkan untuk tidak hanya mengandalkan usaha lahiriah, tapi juga senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap ikhtiar, termasuk ketika menghadapi bencana kekeringan,” ujarnya.

Salat Istisqa merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW saat terjadi kekeringan panjang. Dalam pelaksanaannya, umat Islam memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa berkah.

Meskipun matahari cukup terik, suasana kegiatan tetap berjalan dengan khidmat. Warga tampak tertib mengikuti seluruh rangkaian acara, dari salat hingga doa bersama.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kegiatan serupa dapat terus digelorakan sebagai bagian dari pendekatan spiritual dan sosial, terutama dalam menghadapi tantangan alam yang datang silih berganti. (tpk)

Berita Terkait

Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026
55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam
Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan
Gerak Jalan Santai MTsN 2 Payakumbuh Diikuti Seribuan Peserta
Banpres Disalurkan ke 30 Warga Payakumbuh Terdampak Bencana dan Gagal Panen
Semarak Pawai HUT RI di Payakumbuh, 113 Kontingen Unjuk Kreativitas
Sang Merah Putih Diturunkan, Peringatan HUT ke-81 RI di Payakumbuh Berlanjut hingga Malam
168 Napi Lapas Tanjung Pati Dapat Remisi HUT RI, 4 Orang Langsung Bebas

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Payakumbuh Dorong Sport Tourism Lewat Festival Archery Merdeka 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:53 WIB

55 Anak Yatim Ikuti Jumat Berkah Berbagi di Koto Panjang Dalam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Lomba B2SA Digelar, Payakumbuh Dorong Pangan Lokal Jadi Produk Unggulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Gerak Jalan Santai MTsN 2 Payakumbuh Diikuti Seribuan Peserta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Banpres Disalurkan ke 30 Warga Payakumbuh Terdampak Bencana dan Gagal Panen

Berita Terbaru

Payakumbuh

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:19 WIB