Tak Cukup Sekedar Selesai, Zulmaeta Perketat Pengawasan Proyek Pemko, Berkualitas dan Bebas Pungli

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melontarkan peringatan keras terhadap praktik pungutan liar dalam setiap proyek pembangunan yang dibiayai uang negara. Pesannya tegas: jangan sentuh anggaran pembangunan untuk kepentingan di luar peruntukannya.

Tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apa pun dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Anggaran yang telah disediakan harus benar-benar digunakan untuk pembangunan dan sebesar-besarnya memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegas Zulmaeta saat meninjau sejumlah pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Payakumbuh, Selasa, (1/9/2026).

Peringatan tersebut disampaikan langsung di tengah pelaksanaan proyek, saat Zulmaeta turun melihat kondisi pekerjaan di sejumlah titik. Sejumlah pembangunan diperiksa, mulai dari peningkatan jalan, pembangunan tanggul hingga pembangunan gedung.

Bagi Zulmaeta, proyek pemerintah tidak boleh berhenti pada sekadar mengejar serapan anggaran atau menyelesaikan pekerjaan secara administratif. Uang rakyat harus melahirkan pekerjaan yang benar, berkualitas, tepat waktu dan memberikan manfaat yang nyata.

Karena itu, ia meminta seluruh pelaksana pekerjaan bekerja sesuai perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kualitas konstruksi juga menjadi perhatian serius.

Pelaksana pekerjaan harus benar-benar memperhatikan kualitas pekerjaan yang dibangun. Pekerjaan juga harus selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.

Bukan Sekadar Habiskan Anggaran

Zulmaeta menegaskan ukuran keberhasilan pembangunan bukan seberapa besar anggaran yang terserap, melainkan seberapa besar manfaat yang kembali kepada masyarakat.

Setiap proyek, baik bernilai besar maupun kecil, menurutnya harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

Pada akhirnya, pembangunan ini harus bisa dirasakan oleh masyarakat. Baik pekerjaan besar maupun kecil, semuanya harus memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pelaksanaan pembangunan agar tidak menjadikan proyek pemerintah sebagai ruang mencari keuntungan di luar mekanisme yang dibenarkan.

Prinsipnya sederhana: anggaran untuk pembangunan harus kembali menjadi pembangunan.

Dinas PU Diminta Tak Lengah

Kepala Dinas PU Kota Payakumbuh Muslim memastikan pengawasan terhadap proyek-proyek yang sedang berjalan akan diperkuat.

Menurutnya, pengawasan lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kontrak, memenuhi standar kualitas, selesai tepat waktu dan menggunakan anggaran secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

Kami akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Arahan Bapak Wali Kota menjadi perhatian kami, terutama dalam memastikan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, dan pemanfaatan anggaran secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar Muslim.

Dinas PU, kata Muslim, juga meminta seluruh penyedia jasa dan pelaksana pekerjaan mematuhi ketentuan yang berlaku serta bertanggung jawab terhadap kualitas hasil pembangunan.

Kami ingin memastikan setiap pembangunan yang dilaksanakan benar-benar berkualitas, tepat sasaran, dan memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat Payakumbuh,” pungkasnya.

Pengawasan langsung Wali Kota tersebut menegaskan satu garis kebijakan Pemerintah Kota Payakumbuh: proyek pemerintah bukan sekadar urusan beton, aspal dan bangunan, tetapi menyangkut amanah uang rakyat.

Dan terhadap amanah itu, Zulmaeta menegaskan, tidak boleh ada pungli, tidak boleh ada pekerjaan asal jadi, dan tidak boleh ada anggaran yang kehilangan manfaat sebelum sampai kepada masyarakat. (tpk)

Berita Terkait

Wali Kota Payakumbuh Tegaskan PPPK Jangan Terjebak Rutinitas: Yang Dilihat Adalah Hasilnya
25 Kader Terbaik Payakumbuh Dilepas ke Jambore PKK Sumbar, Zulmaeta: Tampil Kreatif dan Bawa Nama Daerah
Semarak Pawai HUT RI di Payakumbuh, 113 Kontingen Unjuk Kreativitas
Pendapatan Payakumbuh Naik Rp139 Miliar dalam Perubahan APBD 2026
Usai Pimpin Upacara HUT RI, Wali Kota Payakumbuh Langsung Temui Korban Kebakaran
HUT RI ke-81 di Payakumbuh, Zulmaeta: Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Kerja Nyata untuk Masyarakat
Payakumbuh Siapkan Anggaran Rp834 Miliar untuk 2027, Ini Prioritasnya
Pidato Kenegaraan Jadi Pijakan Payakumbuh Selaraskan Pembangunan dengan Kebijakan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:27 WIB

Wali Kota Payakumbuh Tegaskan PPPK Jangan Terjebak Rutinitas: Yang Dilihat Adalah Hasilnya

Rabu, 2 September 2026 - 10:13 WIB

Tak Cukup Sekedar Selesai, Zulmaeta Perketat Pengawasan Proyek Pemko, Berkualitas dan Bebas Pungli

Selasa, 1 September 2026 - 18:37 WIB

25 Kader Terbaik Payakumbuh Dilepas ke Jambore PKK Sumbar, Zulmaeta: Tampil Kreatif dan Bawa Nama Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Semarak Pawai HUT RI di Payakumbuh, 113 Kontingen Unjuk Kreativitas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pendapatan Payakumbuh Naik Rp139 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Opini

MENGELOLA ISPU AGAR TAK ISPA

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:08 WIB