Payakumbuh Siapkan Anggaran Rp834 Miliar untuk 2027, Ini Prioritasnya

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh bersama DPRD Kota Payakumbuh menyepakati arah kebijakan anggaran 2027 dengan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp789,21 miliar dan belanja Rp834,05 miliar.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 serta Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Jumat, (14/8/2026).

Dalam rapat yang sama, Pemko dan DPRD juga menyepakati Perubahan KUA serta Perubahan PPAS 2026. Pendapatan daerah dalam perubahan APBD 2026 diproyeksikan meningkat menjadi Rp789,75 miliar.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan kesepakatan tersebut menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan sekaligus kebijakan pengelolaan keuangan daerah.

Kesepakatan ini menunjukkan komitmen dan kesepahaman bersama antara eksekutif dan legislatif dalam menentukan arah pembangunan serta pengelolaan keuangan daerah,” kata Zulmaeta.

Berdasarkan KUA dan PPAS 2027, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp789.213.057.012, sedangkan belanja mencapai Rp834.051.455.676.

Zulmaeta menegaskan kondisi fiskal daerah membutuhkan pengelolaan APBD secara cermat dengan mengarahkan belanja kepada program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Yang paling penting bukan seberapa besar anggaran yang kita miliki, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat dan kontribusinya terhadap pencapaian target pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, dalam Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah meningkat dari Rp650.299.879.645 menjadi Rp789.756.731.154. Belanja daerah juga naik dari Rp752.342.276.674 menjadi Rp886.929.907.694.

Menurut Zulmaeta, penyesuaian tersebut memperhitungkan perkembangan kemampuan fiskal daerah, kebijakan pemerintah pusat, tambahan Transfer ke Daerah (TKD), kebutuhan pembangunan prioritas, serta pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) hasil audit.

Penyesuaian anggaran ini kita perlukan agar APBD 2026 tetap mampu merespons kebutuhan masyarakat dan menjaga kesinambungan pelayanan publik serta pembangunan daerah,” katanya.

Tambahan TKD akan dimanfaatkan sesuai ketentuan pemerintah pusat, termasuk untuk mendukung pelayanan publik, program prioritas pembangunan, dan penanganan kebutuhan pemulihan pascabencana.

Dalam penyusunan APBD 2027, Pemko Payakumbuh akan menekankan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan penganggaran berbasis kinerja. Setiap program diarahkan memiliki indikator yang jelas serta berkaitan dengan target pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Efisiensi bukan hanya memangkas anggaran, tetapi memastikan tidak ada belanja yang tidak prioritas, mengurangi pemborosan dan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat yang jelas,” ujarnya.

Hasil kesepakatan tersebut selanjutnya menjadi dasar bagi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan perangkat daerah untuk melanjutkan penyusunan dokumen anggaran. Perangkat daerah juga diminta menyesuaikan program dan kegiatan dengan kesepakatan bersama DPRD.

Zulmaeta mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Kota Payakumbuh atas pandangan, kritik, dan masukan selama pembahasan anggaran.

Menurutnya, perbedaan pendapat dalam pembahasan anggaran merupakan bagian dari proses demokrasi dan fungsi pengawasan legislatif.

Pada akhirnya, seluruh perbedaan itu harus kita satukan untuk menghasilkan APBD yang sehat, kredibel, responsif dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Lawan Inflasi, 2.300 ASN Payakumbuh Tanami Bawang Merah
Pedagang Korban Kebakaran Desak Pasar Blok Barat Segera Dibangun: Jangan Biarkan Kami Kehilangan Mata Pencaharian
PTUN Padang Tolak Gugatan SHP Pasar Blok Barat, Zulmaeta: Semua Tuduhan Sudah Terbantahkan
Peta Persoalan Warga Jadi Dasar, Pemko Payakumbuh Dorong Anggaran Makin Tepat Sasaran
Tak Lagi Sekadar Senioritas, Payakumbuh Mulai Bongkar Pola Promosi ASN: Jabatan Berbasis Data dan Rekam Jejak
Payakumbuh Kerahkan 350 Personel dan Ratusan Alat Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas
Pasar Ibuh Blok Barat Disiapkan Naik Kelas, Pemko Payakumbuh Matangkan Konsep Pembangunan
Payakumbuh Gelontorkan 420 Ton Beras, Zulmaeta Kawal Agar Tepat Sasaran

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 00:33 WIB

Lawan Inflasi, 2.300 ASN Payakumbuh Tanami Bawang Merah

Kamis, 10 September 2026 - 00:28 WIB

PTUN Padang Tolak Gugatan SHP Pasar Blok Barat, Zulmaeta: Semua Tuduhan Sudah Terbantahkan

Rabu, 9 September 2026 - 07:26 WIB

Peta Persoalan Warga Jadi Dasar, Pemko Payakumbuh Dorong Anggaran Makin Tepat Sasaran

Selasa, 8 September 2026 - 07:35 WIB

Tak Lagi Sekadar Senioritas, Payakumbuh Mulai Bongkar Pola Promosi ASN: Jabatan Berbasis Data dan Rekam Jejak

Senin, 7 September 2026 - 09:37 WIB

Payakumbuh Kerahkan 350 Personel dan Ratusan Alat Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Hobby/Otomotif

Menang Telak, Filius Chandra Nahkodai XOS Sumatera 2026-2029

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:15 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Lawan Inflasi, 2.300 ASN Payakumbuh Tanami Bawang Merah

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:33 WIB