Pemko dan BPOM Gelar Monev Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan di Payakumbuh

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan, Rabu, (13/08/2025) di Aula Kopay Dinas Komunikasi dan Informatika Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dafrul Pasi, yang mewakili Wali Kota Payakumbuh. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Monev ini merupakan kelanjutan dari Rapat Advokasi pada 30 April 2025, di mana telah ditetapkan lokasi kegiatan yakni Kelurahan Tanjung Pauh (Desa Pangan Aman), Pasar Ibuh (PPABK), serta SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh (SAPA Sekolah).

Sejak itu, rangkaian kegiatan mulai dari bimbingan teknis, sosialisasi, pengawasan, hingga sertifikasi telah berjalan hampir sepenuhnya. “Harapan kami, melalui program prioritas nasional keamanan pangan terpadu ini, kualitas keamanan pangan di lokasi intervensi dapat meningkat sehingga ke depannya bisa dijadikan percontohan dan direplikasi ke wilayah lain di Kota Payakumbuh. Kami juga berharap komunitas desa, pasar, dan sekolah dapat berdaya, berpartisipasi, dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat mendukung dan menyiapkan data dukung secara bersama-sama agar penilaian dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Balai POM Payakumbuh, Iswadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif nasional dari Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan. Tujuannya adalah meningkatkan efektivitas pengawasan pangan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 68 ayat (1), yang menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib menjamin penyelenggaraan keamanan pangan secara terpadu di setiap rantai pangan.

Iswadi menekankan pentingnya pemahaman terhadap potensi bahaya pangan, baik biologis, kimia, maupun fisik, serta memperkuat lima pilar keamanan pangan: memastikan akurasi publikasi keamanan dan mutu pangan, memberikan jaminan keamanan dan mutu, memastikan pangan aman dikonsumsi, menjamin hak atas pangan yang aman dan bermutu, serta membangun sinergi dan partisipasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Berdasarkan data Balai POM, 49 sampel pangan jajanan anak sekolah di SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Payakumbuh seluruhnya memenuhi syarat dan bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, maupun methanil yellow,” ungkapnya.

Selain itu, telah terbentuk kader keamanan pangan di kelurahan yang secara aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan di komunitas masing-masing.

Pemko Payakumbuh berharap BPOM dapat terus memberikan kontribusi maksimal melalui program ini, sehingga memberikan dampak positif yang lebih besar, khususnya dalam keamanan pangan, penanggulangan stunting, serta pemberdayaan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala OPD terkait, Camat Payakumbuh Barat, Lurah Tanjung Pauh, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM, serta Kepala SMA Negeri 2 dan SMP Negeri 2 Payakumbuh. (tpk)

Berita Terkait

Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital
KPK RI Monitoring Kota Ber-Aksi, Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Cegah Korupsi
Rakernas APEKSI 2026, Zulmaeta Dorong Payakumbuh Jadi Kota yang Adaptif dan Tangguh
Rakernas APEKSI Jadi Momentum Payakumbuh Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Daerah
Zulmaeta Luncurkan Enam Inovasi Digital, Percepat Transformasi Birokrasi di Payakumbuh
Zulmaeta Sebut Festival Minangkabau Perkuat Warisan Budaya dan Ekonomi Rakyat
Bangun SDM Unggul, Payakumbuh Tingkatkan Literasi Informasi Masyarakat
BKMT Payakumbuh Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Seminar dan Lomba Penyelenggaraan Jenazah

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43 WIB

Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:29 WIB

Rakernas APEKSI 2026, Zulmaeta Dorong Payakumbuh Jadi Kota yang Adaptif dan Tangguh

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:47 WIB

Rakernas APEKSI Jadi Momentum Payakumbuh Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:01 WIB

Zulmaeta Luncurkan Enam Inovasi Digital, Percepat Transformasi Birokrasi di Payakumbuh

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:56 WIB

Zulmaeta Sebut Festival Minangkabau Perkuat Warisan Budaya dan Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

GenRe Awards 2026 Payakumbuh Cetak Remaja Inspiratif Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 8 Jul 2026 - 23:36 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Inovasi Abon Siput Sawah Antar Siswa ICBS Payakumbuh Melaju ke FIKSI Tahap II

Rabu, 8 Jul 2026 - 23:28 WIB

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota Jadi Percontohan Blended Finance Model Perhutanan Sosial di Sumbar

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:42 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Rang Mudo Disiapkan Jadi Penjaga Adat di Era Digital

Selasa, 7 Jul 2026 - 07:43 WIB