Payakumbuh Selatan Luncurkan “Seribu Asa Bebas Stunting”, Perkuat Komitmen Zona Integritas

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Kecamatan Payakumbuh Selatan meluncurkan inovasi bertajuk “Seribu Asa Bebas Stunting” yang dirangkaikan dengan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di Kantor Camat Payakumbuh Selatan, Padang Karambia, Senin, (04/5/2026).

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Asisten I Nofriwandi mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk respons terhadap isu strategis nasional, khususnya penanganan stunting yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia.

Ini langkah kita menjawab isu strategis nasional terkait stunting. Persoalan ini tidak hanya soal tinggi badan anak, tetapi juga menyangkut kualitas gizi, kesehatan, hingga pola asuh yang menentukan masa depan generasi,” ujarnya.

Ia mengapresiasi inovasi yang digagas Kecamatan Payakumbuh Selatan sebagai gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” katanya.

Menurutnya, anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif lebih rendah, produktivitas menurun, serta lebih rentan terhadap penyakit di masa depan. Karena itu, penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya peran ibu dalam memastikan tumbuh kembang anak, terutama melalui edukasi gizi seimbang, pemenuhan kebutuhan pada 1.000 hari pertama kehidupan, serta pola asuh yang tepat.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor dinilai krusial, melibatkan TP-PKK, Bunda PAUD, serta kader posyandu dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis Payakumbuh Selatan dapat menjadi contoh dalam menekan angka stunting secara signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Payakumbuh Selatan, Dewi Mulia, menjelaskan bahwa inovasi “Seribu Asa Bebas Stunting” merupakan program berbasis partisipasi masyarakat untuk memperkuat intervensi gizi dan kesehatan anak.

Program ini dirancang sebagai langkah kolaboratif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Ia menyebutkan, program tersebut merupakan pengembangan dari program DAHSYAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang sebelumnya digagas bersama DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan.

Seiring perkembangan kebijakan, intervensi kini diselaraskan dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), dengan fokus pada pemberian susu dan makanan tinggi protein guna mendukung pertumbuhan optimal anak.

Tak hanya itu, program ini juga dilengkapi dengan layanan pemijatan bayi oleh terapis dari Puskesmas Padang Karambia sebagai bagian dari stimulasi tumbuh kembang anak sejak dini.

Pendekatan ini memastikan intervensi tidak hanya dari sisi gizi, tetapi juga stimulasi perkembangan fisik anak,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Payakumbuh Selatan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

Kami berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimca, BNN, Puskesmas Padang Karambia, Ketua KAN, Bundo Kanduang, serta berbagai lembaga kemasyarakatan.

Jika hari ini kita abai, kita mempertaruhkan masa depan generasi. Namun jika kita bergerak bersama, kita sedang menyiapkan Payakumbuh yang lebih kuat, cerdas, dan bebas stunting. Ini bukan pilihan, tetapi keharusan,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Pacu Kuda Kembali Digelar di Payakumbuh, Pemko dan Pordasi Kebut Persiapan!
Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD
Lalu Lintas di Pantau Kamera, Wako Zulmaeta Dukung Penerapan ETLE
Kambing PE Jadi Andalan Ekonomi, Wali Kota Payakumbuh Dorong Peternak Tingkatkan Kualitas Ternak
Temui Menkes, Zulmaeta Kejar 200 Miliar untuk Sulap RSUD Adnaan WD
Bukan Cuma Timbang Balita! 171 Posyandu di Payakumbuh Kini Layani Warga dari Bayi hingga Lansia
Karang Taruna Diminta Jadi Pelopor Kelurahan Bersih Narkoba di Payakumbuh
Siapkan Transportasi Publik Ramah Lingkungan, Wali Kota Zulmaeta Prioritaskan Bus Listrik untuk Pelajar

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Pacu Kuda Kembali Digelar di Payakumbuh, Pemko dan Pordasi Kebut Persiapan!

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Lalu Lintas di Pantau Kamera, Wako Zulmaeta Dukung Penerapan ETLE

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:31 WIB

Temui Menkes, Zulmaeta Kejar 200 Miliar untuk Sulap RSUD Adnaan WD

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:13 WIB

Bukan Cuma Timbang Balita! 171 Posyandu di Payakumbuh Kini Layani Warga dari Bayi hingga Lansia

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Pacu Kuda Kembali Digelar di Payakumbuh, Pemko dan Pordasi Kebut Persiapan!

Selasa, 4 Agu 2026 - 18:17 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Elzadaswarman: Iman Tanpa Ilmu Tak Sempurna, Ilmu Tanpa Iman Tak Berkah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:30 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Lantik 17 ASN, Soroti Mutu Sekolah hingga Pelayanan RSUD

Senin, 3 Agu 2026 - 21:19 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Lalu Lintas di Pantau Kamera, Wako Zulmaeta Dukung Penerapan ETLE

Senin, 3 Agu 2026 - 07:17 WIB