Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bencana Lewat Pelatihan Mitigasi

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana melalui Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang tangguh, siap, dan responsif terhadap berbagai ancaman bencana.

Pelatihan dibuka oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman yang mewakili Wali Kota Zulmaeta di Aula Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Rabu, (1/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 150 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Peserta terdiri atas kader Posyandu, relawan kemanusiaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi pencinta alam, hingga Kelompok Siaga Bencana (KSB). Pelatihan dilaksanakan dalam tiga angkatan sebagai upaya memperluas jangkauan peningkatan kapasitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman mengatakan peningkatan kapasitas masyarakat merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana, baik bencana alam maupun nonalam. Menurutnya, Kota Payakumbuh juga memiliki risiko bencana sehingga kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan.

“Kita semua menyadari bahwa wilayah Indonesia, termasuk Kota Payakumbuh, memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi. Oleh karena itu, upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat ini tidak dapat ditunda,” ujarnya.

Ia menegaskan penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pelatihan ini dinilai sebagai investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, sigap, dan memiliki budaya sadar bencana.

Elzadaswarman berharap seluruh peserta tidak hanya memahami materi yang disampaikan narasumber, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan tersebut di lingkungan masing-masing sehingga dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana apabila sewaktu-waktu terjadi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Payakumbuh Devitra menjelaskan pelatihan dilaksanakan dalam tiga angkatan. Angkatan pertama pada 1–2 Juli 2026 diikuti kader Posyandu, angkatan kedua pada 6–7 Juli melibatkan PMI, ORARI, RAPI, TAGANA, Pemuda Pancasila, serta organisasi pencinta alam, sedangkan angkatan ketiga pada 8–9 Juli diikuti Kelompok Siaga Bencana se-Kota Payakumbuh. Masing-masing angkatan diikuti 50 peserta.

Menurut Devitra, peserta memperoleh berbagai materi penting, di antaranya manajemen posko, kesiapsiagaan penanganan darurat bencana, pertolongan pertama gawat darurat, trauma healing bagi korban bencana, serta materi pendukung lainnya. Seluruh materi dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan, mitigasi, dan penanganan awal ketika terjadi bencana.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi bencana, melakukan mitigasi sejak dini, serta mampu menjadi garda terdepan di lingkungan masing-masing.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana dapat ditekan, sehingga terwujud Kota Payakumbuh yang semakin tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana. (tpk)

Berita Terkait

115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja
Sulam dan Anyam Payakumbuh Bersiap Naik Kelas, Targetkan Tembus Pasar Global
Solok Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Bergerak Cepat, Kirim Personel, Logistik hingga Damkar
Dua Pelajar Payakumbuh Tembus Nasional, Wawako Elzadaswarman Titip Pesan: Jangan Pulang Tanpa Pengalaman!
Arosuka Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Kirim Puluhan Personel dan Logistik
Sanitasi Payakumbuh Tembus 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Septic Tank untuk Warga MBR
171 Posyandu Payakumbuh Naik Kelas, Layanan Kesehatan Kini Sasar Semua Usia
36 Tahun Mengabdi, Kadisnakerin Yasril Tutup Usia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:40 WIB

115 Tenaga Konstruksi Payakumbuh Ikuti Uji Kompetensi, Pemko Tekankan Mutu dan Keselamatan Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 07:32 WIB

Sulam dan Anyam Payakumbuh Bersiap Naik Kelas, Targetkan Tembus Pasar Global

Rabu, 23 September 2026 - 07:21 WIB

Solok Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Bergerak Cepat, Kirim Personel, Logistik hingga Damkar

Rabu, 23 September 2026 - 07:14 WIB

Dua Pelajar Payakumbuh Tembus Nasional, Wawako Elzadaswarman Titip Pesan: Jangan Pulang Tanpa Pengalaman!

Rabu, 23 September 2026 - 07:02 WIB

Arosuka Diterjang Banjir Bandang, Payakumbuh Kirim Puluhan Personel dan Logistik

Berita Terbaru