Hanya Online, Sumbar PPKM Level 2, Pacu Kuda Di Payakumbuh Tiadakan Penonton

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Semula, iven Pacu Kuda Payakumbuh Bank Nagari Open Race Tahun 2022 yang akan digelar pada Hari Minggu 20 Februari 2022 digelar terbuka bagi masyarakat umum, namun setelah diadakan rapat dengan tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh pada Rabu (16/02) sore, diputuskan pelaksanaannya tanpa penonton.

Hal ini dikarenakan Kota Payakumbuh, Sumatera Barat masuk dalam level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kuda dari luar daerah sudah berada di Kota Payakumbuh dan siap berlaga, mengingat agenda ini berperngaruh kepada agenda Pordasi Sumbar, maka iven tersebut tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Wali Kota Riza Falepi kepada media mengatakan pihaknya mengupayakan agar pacandu pacu kuda tetap bisa menyaksikan iven ini melalui tayangan live streaming di media sosial facebook, instagram, youtube dan TV lokal.

“Setelah kami, (Satgas Covid-19-red) rapat bersama panitia dan juga dihadiri oleh Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, maka diputuskan iven kita tetap berlangsung, tapi tidak dihadiri penonton,” ujarnya.

Sementara itu, Kadiskominfo Junaidi menyampaikan pihaknya siap untuk memfasilitasi penyiaran iven pacu kuda live melalui media sosial Pemerintah Kota Payakumbuh, juga melibatkan channel TV lokal, Denai TV.

“Kita akan berikan yang terbaik, selama ini pacu kuda di Payakumbuh belum pernah kita siarkan secara langsung di media sosial Pemko dan TV lokal seperti iven pacu kuda nasional dan luar negeri,” kata Junaidi.

Terpisah, Ketua Pelaksana Iven Pacu Kuda Payakumbuh Faulo Rosi mengatakan seluruh panitia menerima keputusan rapat tersebut dan akan mencarikan solusi terbaik agar seluruh penggemar pacu kuda tetap dapat menonton. Yang betul-betul boleh berada di lokasi pacuan hanya kuda, joki, official, anak kandang, panitia, dokter kuda, dan pihak lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan, itupun dibolehkan masuk dengan syarat mereka sudah divaksin dan juga panitia akan memeriksa data siapa saja yang ada di lokasi iven dengan menyediakan scan barcode Aplikasi Peduli Lindungi yang telah disiapkan di pintu masuk lapangan pacuan.

“Kita menyadari, menggelar iven di tengah pandemi, tentu mengikuti kebijakan pemerintah, kita juga tidak ingin adanya cluster baru penyebaran Covid-19 dari iven pacuan kuda ini,” kata Faulo. (tpk)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:36 WIB