Lima Puluh Kota | tipikal.com — Dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh kepada para atlet yang tengah berjibaku di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026 mulai menunjukkan hasil. Suntikan motivasi Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang disampaikan langsung Sekretaris Daerah Rida Ananda di arena pencak silat berbuah kemenangan bagi sejumlah pesilat Payakumbuh.
Rida Ananda turun langsung ke GOR Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Tanjung Pati, Kabupaten Lima Puluh Kota, Ahad, (4/10/2026). Kehadirannya di pinggir gelanggang bukan sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada atlet yang sedang berjuang mengamankan tiket ke babak berikutnya.
“Kita datang mewakili Bapak Wali Kota Zulmaeta untuk memberikan semangat moril kepada atlet. Mereka harus tetap fokus, percaya diri, dan berjuang maksimal agar bisa mengamankan kemenangan serta melaju ke babak berikutnya,” kata Rida.
Dalam kesempatan tersebut, Rida juga membawa kabar yang diharapkan semakin memacu semangat para atlet. Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan bonus bagi atlet yang berhasil mempersembahkan medali pada Porprov Sumbar 2026.
Untuk atlet kategori perorangan, peraih medali emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp45 juta, sedangkan peraih medali perak memperoleh Rp15 juta.
“Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah atas keringat dan perjuangan atlet membawa nama Payakumbuh. Teruslah berjuang untuk hasil terbaik,” tegas Rida.
Suntikan motivasi tersebut diberikan ketika persaingan perebutan medali Porprov semakin ketat. Hingga Ahad, kontingen Payakumbuh telah mengoleksi 10 medali emas, 10 perak, dan 12 perunggu.
Rida optimistis jumlah tersebut masih akan bertambah. Selain mengandalkan sejumlah cabang olahraga seperti panahan dan renang, Payakumbuh juga berharap banyak dari pencak silat yang masih memiliki sejumlah atlet untuk bertarung di babak lanjutan.
Harapan itu terbuka lebar. Dari 12 pesilat yang diturunkan Payakumbuh, sembilan di antaranya berhasil lolos ke babak berikutnya. Sedangkan tiga atlet lainnya harus mengakhiri perjuangan di fase penyisihan.
Pelatih Pencak Silat Kota Payakumbuh, Arief Fadli, mengatakan tujuh pertandingan dijalani anak asuhnya pada Ahad. Empat pesilat, yakni Wevi, Harits, Zaki, dan Raditya, sukses mengamankan kemenangan.
Sementara tiga lainnya, Latifa, Zikri, dan Farel, harus mengakui keunggulan lawan dan tersingkir dari persaingan.
“Target kami di pencak silat tetap empat medali emas. Saat ini Wevi, Zaki, dan Harits sudah melaju dan masing-masing hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyegel tiket semifinal,” ujar Arief.
Arief meminta para pesilat yang masih bertahan untuk tidak terlena. Menurutnya, persaingan di gelanggang pencak silat sangat ketat dan kemenangan bisa ditentukan oleh kesalahan sekecil apa pun.
“Dalam pencak silat, kesalahan kecil sangat menentukan. Ada banyak faktor di luar prediksi, seperti atlet tiba-tiba keluar dari batas gelanggang, yang bisa mengubah total hasil akhir. Karena itu, fokus harus terus dijaga sampai wasit menghentikan pertandingan,” katanya.
Dengan sembilan pesilat masih bertahan, peluang Payakumbuh untuk menambah medali dari cabang pencak silat masih terbuka. Target empat emas pun kini mulai dikejar dari setiap partai yang akan dilakoni pada babak berikutnya. (tpk)






