Padang | tipikal.com — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman, menjadi sorotan dalam Diskusi Mambangun Kampuang Luhak Limo Puluah yang digelar dalam rangka Halal Bihalal organisasi Gonjong Limo Kota Padang di UNP Hotel, Minggu, (19/4/2026).
Forum ini menjadi titik temu strategis antara para pemikir, akademisi, dan tokoh pemerintahan asal Luhak Limo Puluah. Di hadapan ratusan perantau, Zulmaeta menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membuka ruang kolaborasi.
Ia menekankan bahwa Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu kesatuan historis dan kultural yang hanya dipisahkan oleh batas administratif.
“Pemko terbuka menerima seluruh masukan dan kritikan untuk mempercepat pembangunan Payakumbuh maupun Luhak Limo Puluah. Semoga forum seperti ini terus berlanjut, karena kami membutuhkan ide, saran, dan aksi nyata untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Zulmaeta.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh peserta. Diskusi ini dinilai sebagai ruang dialog produktif yang jarang terjadi, karena mempertemukan langsung kepala daerah dengan para intelektual dan perantau dalam satu forum terbuka.
Sejak awal, kegiatan yang diprakarsai Ketua Gonjong Limo, Ganefri, telah menunjukkan urgensinya. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi momentum strategis untuk melahirkan solusi konkret.
“Banyak pemikir hebat hadir di sini. Gagasan yang muncul dapat menjadi masukan penting bagi kepala daerah dalam mempercepat pembangunan Luhak Limo Puluah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy. Ia menyebut kawasan Luhak Limo Puluah sebagai salah satu prioritas pembangunan provinsi.
Menurutnya, kekuatan intelektual yang tergabung dalam Gonjong Limo merupakan modal besar bagi kemajuan daerah.
“Kontribusi pemikiran dari para perantau ini sangat penting, tidak hanya untuk Luhak Limo Puluah, tetapi juga bagi pembangunan Sumatra Barat secara keseluruhan,” tegasnya.
Diskusi semakin berbobot dengan kehadiran Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, serta sejumlah tokoh penting lainnya seperti Komisaris Utama Semen Padang, Werry D. Taifur, dan Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi.
Turut hadir pula Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama ratusan anggota dan pengurus Gonjong Limo Kota Padang.
Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti bahwa semangat membangun kampung halaman tetap hidup di perantauan.
Forum ini pun memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan Luhak Limo Puluah ke depan. (tpk)






