Terkait Wabah PMK, Sekda Rida Tinjau Langsung Lokasi Peternakan Di Kota Payakumbuh

- Jurnalis

Selasa, 17 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda lakukan sidak dan meninjau ke beberapa lokasi usaha peternakan yang ada di Kota Payakumbuh, sehubungan dengan beberapa hari lalu sudah ada ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak di Provinsi Sumatera Barat.

Ternyata sudah ada empat ekor sapi yang positif PMK di Kota Payakumbuh, sapi tersebut berada di Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur. Kepastian terkait adanya 4 sapi terjangkit virus PMK tersebut berdasarkan dari hasil uji labor Balai Veteriner Bukittinggi yang diterima Pemko Payakumbuh tadi pagi, Selasa (17/05/22).

Sekda Rida yang didampingi Asisten II Elzadaswarman, Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra, Unsur Forkopimda, beberapa dokter hewan dan penyuluh turun mengecek kondisi sapi yang ada di beberapa lokasi peternakan itu menyampaikan ajakan kepada peternak untuk terus waspada dan berhati-hati serta bersama-sama mencegah penularan PMK pada hewan ternak.

“Kami harapkan peternak selalu menjaga kebersihan kandang dan sementara tidak melakukan kontak dengan sapi-sapi dari luar daerah ataupun peternakan yang sapinya terkontaminasi positif virus PMK, karena virus ini mudah sekali ditularkan, bisa melalui udara ataupun dibawa oleh manusia. Untuk sapi yang ditemukan terpapar virus PMK, sudah kami sampaikan kepada dinas agar melakukan isolasi terhadap sapi tersebut,” jelas Sekda.

Dikatakan Sekda Rida tindak lanjut pencegahan dari penyebaran virus PMK ini adalah dengan melakukan pembersihan kepada kandang sapi dan penyemprotan disinfektan, serta pemberian obat dan vitamin kepada sapi.

“Penularan PMK ini hampir mirip dengan Covid-19, untuk peternak lain kami himbau untuk tidak mendatangkan sapi dari luar dulu serta memberikan penguatan imun pada ternaknya agar tidak terpapar PMK,” kata Rida.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra menerangkan baru ada 1 kasus yang ditemukan di Kota Payakumbuh, jumlahnya 4 ekor sapi dan memang berasal dari 2 sapi yang dibeli dari Pasar Palangki, Sijunjung.

“Untuk saat ini kita membatasi dulu perdagangan ternak antar daerah dengan menutup Pasar Ternak Kota Payakumbuh hingga pembertahuan selanjutnya,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:36 WIB