Bukittinggi | tipikal.com – Muhammad Ariq Saputra menunjukkan mental juara untuk membawa nama Kota Payakumbuh berkibar di arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Sempat mendapat perlawanan sengit, Ariq akhirnya mengunci medali emas nomor tunggal putra cabang olahraga pickleball setelah menaklukkan Zaki, atlet Kota Solok, dalam laga final dramatis.
Partai puncak yang berlangsung di GOR Bermawi, Kota Bukittinggi, Selasa, (6/10/2026) malam itu berlangsung ketat. Dukungan langsung Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda dari sisi lapangan turut membakar semangat Ariq yang harus melewati duel hingga gim ketiga.
Ariq dan Zaki sama-sama merebut satu gim pada dua pertandingan awal. Situasi tersebut membuat medali emas harus ditentukan melalui gim penentuan.
Di momen krusial itu, Ariq justru tampil lebih tenang. Ia mampu mengendalikan permainan dan menutup gim ketiga dengan kemenangan 11-6, sekaligus memastikan emas untuk kontingen Payakumbuh.
Kemenangan tersebut langsung disambut suka cita. Seusai pertandingan, Rida Ananda bahkan secara spontan memberikan bonus kejutan kepada Ariq sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan sang atlet.
“Tentu ini merupakan hasil yang membanggakan bagi Kota Payakumbuh dan menambah pundi-pundi perolehan medali kita,” kata Rida.
Jalan Ariq menuju podium tertinggi tidaklah mudah. Sejak babak awal, ia tampil meyakinkan dengan menyingkirkan Firman Hadi dari Kota Pariaman 15-6, Farel dari Kabupaten Pesisir Selatan 15-5, Dhimas dari Kabupaten Lima Puluh Kota 15-3, dan Abdul Rahman dari Kabupaten Agam 15-4.
Ujian berat datang di perempat final. Ariq dipaksa bekerja keras menghadapi Septio Syah R dari Kabupaten Padang Pariaman sebelum akhirnya menang tipis 12-10.
Drama kembali terjadi di semifinal. Ariq bahkan sempat tertinggal 5-11 pada gim pertama dari Hitmi Arya. Namun ia menunjukkan daya juang luar biasa dengan membalikkan keadaan.
Ariq merebut gim kedua 11-5 dan kembali memenangkan gim penentuan dengan skor identik 11-5. Comeback tersebut mengantarkannya ke partai final sekaligus membuka jalan menuju medali emas.
Rida mengatakan keberhasilan Ariq menjadi bukti bahwa perjuangan atlet Payakumbuh di Porprov XVI tidak boleh dipandang sebelah mata. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berada di belakang para atlet hingga pertandingan terakhir.
“Kita, sesuai arahan Bapak Wali Kota Zulmaeta, dari Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memberikan dukungan terhadap perjuangan kontingen Payakumbuh,” ujar Rida.
Ia berharap emas yang dipersembahkan Ariq menjadi pemantik semangat bagi atlet Payakumbuh lainnya yang masih bertanding.
“Kita berharap perjuangan seluruh atlet Payakumbuh terus memberikan hasil terbaik. Tetap jaga semangat, konsentrasi dan sportivitas sampai pertandingan terakhir,” katanya.
Pelatih Pickleball Payakumbuh Askari Syahadat mengatakan emas Ariq sesuai dengan target yang telah dipatok tim untuk nomor tunggal perorangan.
“Alhamdulillah, ini sudah sesuai dengan target kita. Pada nomor tunggal perorangan kita bisa merebut satu medali emas,” ujar Askari.
Dengan rampungnya nomor tunggal perorangan sekitar pukul 20.00 WIB, perjuangan pickleball Payakumbuh belum berakhir. Kontingen masih akan memburu medali dari nomor ganda putra dan beregu putra. (tpk)






