Payakumbuh | tipikal.com – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh langsung dihadapkan pada tantangan besar. Usai resmi dilantik, Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti menargetkan kontingen Kota Payakumbuh mampu meraih posisi terbaik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 dengan menurunkan 286 atlet terbaik.
Komitmen tersebut disampaikan Chairul Mufti atau yang akrab disapa Heru usai dilantik bersama jajaran pengurus KONI Kota Payakumbuh masa bakti 2026–2030 di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis, (6/8/2026). Pelantikan turut dihadiri Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat Hamdanus.
Dalam sambutannya, Wali Kota Zulmaeta menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh siap memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru KONI agar mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus KONI periode 2022–2026 atas dedikasi dan pengabdiannya. Kami berharap kepengurusan baru membawa semangat baru dalam membina atlet dan meningkatkan prestasi olahraga,” kata Zulmaeta.
Menurutnya, membangun prestasi olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan pembinaan yang terarah, konsisten, serta kompetisi yang rutin agar lahir atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.
Ia juga mengingatkan seluruh insan olahraga untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan organisasi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Dukungan kami bukan sekadar simbol, tetapi bentuk keyakinan bahwa melalui kerja sama yang kuat antara pemerintah dan KONI, prestasi olahraga Kota Payakumbuh akan semakin meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Payakumbuh yang dinilainya berlangsung demokratis, aman, dan tanpa konflik.
Ia menyebut proses regenerasi kepemimpinan di Payakumbuh menjadi contoh yang baik karena berjalan secara sehat, termasuk keputusan ketua sebelumnya yang tidak kembali mencalonkan diri.
“Demokrasi olahraga sangat luar biasa di Payakumbuh. Siapa pun yang terpilih merupakan pilihan bersama untuk melanjutkan kejayaan olahraga daerah,” katanya.
Hamdanus juga mengingatkan bahwa Porprov Sumbar 2026 yang akan berlangsung pada 2–14 Oktober menjadi agenda besar yang harus dipersiapkan secara maksimal, meski pelaksanaannya menghadapi keterbatasan anggaran.
Di sisi lain, Ketua KONI Kota Payakumbuh menegaskan kepengurusan baru akan langsung bergerak mempersiapkan kontingen menuju Porprov Sumbar 2026.
“Kita siapkan Payakumbuh meraih posisi terbaik dalam Porprov Sumbar. Semua cabang olahraga dan perangkat daerah harus bersinergi untuk mewujudkan Payakumbuh Juara,” tegas Heru.
Heru mengungkapkan sebanyak 286 atlet akan diberangkatkan ke Porprov Sumbar 2026. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari sekitar 480 atlet yang mengikuti pembinaan di berbagai cabang olahraga.
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh atlet yang mengikuti proses pembinaan dapat diberangkatkan. Meski demikian, ia optimistis atlet-atlet yang terpilih mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kota Payakumbuh.
“Kami optimistis 286 atlet terbaik ini mampu memberikan prestasi maksimal. Mereka adalah putra-putri terbaik Payakumbuh yang siap berjuang membawa nama daerah. Target posisi terbaik bukan sekadar slogan, tetapi target yang akan kami kejar dengan kerja keras dan doa bersama,” pungkasnya. (tpk)






