Lima Puluh Kota | tipikal.com — Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai kegiatan Tutup Tahun Ajaran 2025/2026 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang digelar Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama IGTKI-PGRI di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mahkota Berlian Sarilamak, Jumat, (05/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Lima Puluh Kota Safni, Bunda PAUD Kabupaten Lima Puluh Kota Asra Yanti Safni, pengawas TK se-Kabupaten Lima Puluh Kota, pengurus PGRI dan IGTKI-PGRI, unsur Forkopimca Harau, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta ratusan peserta didik PAUD dan TK.
Dalam sambutannya, Bupati Safni menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, kreativitas, dan kemampuan sosial anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Melalui kreativitas, anak-anak belajar menemukan hal-hal baru. Melalui imajinasi, mereka belajar berpikir luas dan inovatif. Sementara melalui proses pembelajaran yang menyenangkan, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang mampu meraih berbagai prestasi,” ujar Safni.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru PAUD dan TK yang telah mengabdikan diri mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Menurutnya, peran guru sangat menentukan dalam menyiapkan generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Safni juga mengapresiasi dukungan para orang tua yang terus menjalin kerja sama dengan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Pada kesempatan itu, Bupati Safni mengumumkan rencana pemberangkatan umroh bagi guru berprestasi, guru terbaik, mahasiswa berprestasi, serta hafidz Al-Qur’an di Kabupaten Lima Puluh Kota.
“InsyaAllah tahun ini mereka akan diberangkatkan umroh dengan biaya yang saya tanggung secara pribadi,” katanya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Menurut Safni, program tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada insan pendidikan dan tokoh agama yang telah berkontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak. Ia menyebut komitmen serupa telah diwujudkan pada tahun 2025 dengan memberangkatkan tiga ulama Kabupaten Lima Puluh Kota ke Tanah Suci menggunakan biaya pribadi.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Lima Puluh Kota Asra Yanti Safni mengatakan pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan bersosialisasi anak.
“Setiap anak adalah pribadi yang istimewa dengan potensi dan bakat yang berbeda-beda. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang yang luas agar seluruh potensi tersebut dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.
Ia menilai tema kegiatan tahun ini, “Berkreasi, Berimajinasi dan Berprestasi”, mencerminkan pentingnya kreativitas dan imajinasi sebagai fondasi lahirnya inovasi dan prestasi di masa depan.
Asra Yanti juga berharap IGTKI-PGRI terus menjadi wadah profesional yang mampu meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini dan melahirkan guru-guru yang kreatif serta inovatif dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan berbagai penampilan dan perlombaan yang diikuti anak-anak, mulai dari senam, membaca Ayat Kursi, menggambar, hingga unjuk bakat lainnya. Beragam penampilan tersebut menjadi bukti tumbuhnya kreativitas, keberanian, dan potensi anak-anak usia dini yang selama ini dibina oleh para guru di Kabupaten Lima Puluh Kota. (tpk)






