Besaran Insentif Tenaga Pendidik PAUD Di Payakumbuh Tergantung Masa Bakti

- Jurnalis

Selasa, 9 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Saat ini masih menjadi PR bagi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mensejahterakan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kelurahan dan di Taman Kanak-Kanak (TK) swasta.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion melalui Kabid PAUD Dan PNFI Syafni Hasni kepada media saat ditemui di kantornya, Selasa (9/03), mereka adalah PTK non PNS dan non sertifikasi yang terdata di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh. Pada tahun ini jumlahnya 334 orang. Pemko Payakumbuh sudah menganggarkan insentif guru PAUD dari APBD sejak 2011, mereka adalah guru PAUD di kelurahan dan TK swasta.

“Kita masih ingat dulu di awal-awal yang dapat insentif hanya pendidik PAUD saja, jumlahnya 150.000 perbulan. Dengan tahun berjalan, terjadi peningkatan setiap tahun secara signifikan, hal ini tentu dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah daerah yang peduli terhadap dunia pendidikan PAUD” kata wanita yang akrab disapa Ani itu.

Menurut Ani, tahun 2021 untuk yang sudah berbakti lebih dari 10 tahun mendapat insentif 800ribu perbulan, sementara itu untuk yang telah berbakti 5-9 tahun mendapat 700ribu perbulan, yang berbakti 2-4 tahun 550ribu perbulan, dan 1 tahun 450ribu perbulan.

“Namun, mereka harus memenuhi syarat utama yaitu terdaftar di data pokok PAUD Pendidikan Masyarakat, atau yang kita sering sebut Dapodik,” kata Ani.

Ani juga menjelaskan masih ada satuan PAUD yang belum update Dapodik, sehingga konsekuensinya pendidik dan tenaga kependidikannya tidak bisa menerima insentif dari Pemko, meski sudah berbakti lebih dari 8 tahun.

“Sebenarnya, perhatian Pemko Payakumbuh dalam mensejahterakan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD sudah cukup baik, mengingat hanya beberapa kota/kabupaten saja di Sumatera Barat yang berani mengalokasikan insentif dari APBD,” papar Ani.

Ani juga menghimbau dan mengajak TK swasta di Payakumbuh untuk ikut bersama pemko memeperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik PAUDnya.

“Pemko sudah memberi insentif sesuai tingkatan masa bakti, sekolah swasta juga dapatlah menambah honor mereka, agar semangat moril tenaga pendidik PAUD kita meningkat, karena kesejahteraan mereka terperhatikan,” ajak Ani.

Kondisi saat ini, malah Payakumbuh kelebihan jumlah PNS Guru TK Negeri. Karena TK Negeri di Payakumbuh hanya ada 4, yaitu TK Pembina Barat, TK Pembina Timur, TK Pembina Utara, dan PAUD Percontohan.

Untuk keempaat sekolah tersebut, hanya 19 PNS Guru TK Negeri yang dapat bekerja disana, sementara itu jumlah PNS Guru TK Negeri keseluruhannya berjumlah 72 orang.

“Artinya, 53 orang guru formal ini kita perbantukan ke sekolah swasta, mereka melaksanakan kewajiban sebagai guru, dan tercatat sebagai guru aktif di PAUD (TK) tersebut dengan bekal nota dinas,” kata Ani.

Dalam hal ini, Bunda PAUD Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi selalu menegaskan pendidikan anak usia dini harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Instansi pendidikan baik negeri maupun swasta sama-sama dituntut untuk memperhatikan bagaimana layanan berkualitas dari pelaksanaan PAUD. (tpk)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga
Labuah Gunuang Wakili Lima Puluh Kota dalam Penilaian Gerakan PKK Sumbar 2026

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

36 Tahun Mengabdi, Kadisnakerin Yasril Tutup Usia

Sabtu, 19 Sep 2026 - 22:08 WIB