Payakumbuh | tipikal.com — Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Payakumbuh tahun 2026 menjadi momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan olahraga daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat yang akan digelar Oktober mendatang.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Asisten I Nofriwandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus KONI periode 2022–2026 atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembangunan olahraga daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Ini menjadi fondasi penting untuk melangkah ke depan,” ujar Nofriwandi saat membuka Musorkot di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Sabtu, (25/4/2026).
Ia menegaskan, Musorkot bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan olahraga di tengah tantangan dan target prestasi yang semakin tinggi.
“Musyawarah ini menjadi fase penting dalam menentukan arah pembangunan olahraga dan kepemimpinan ke depan,” katanya.
Pemerintah daerah berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan energi dan inovasi baru dalam meningkatkan prestasi atlet serta memperkuat sistem pembinaan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kepengurusan baru membawa semangat baru, meningkatkan prestasi, dan memperkuat pembinaan olahraga secara lebih terarah,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta Musorkot agar menjaga proses demokrasi tetap berjalan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.
“Semoga proses ini berjalan baik dan melahirkan pemimpin terbaik bagi olahraga Payakumbuh,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan KONI Sumatera Barat, Editiawarman, menyampaikan bahwa Porprov Sumbar 2026 akan digelar pada 2–14 Oktober, setelah sempat vakum selama tujuh tahun.
“Porprov kali ini akan menggunakan konsep tuan rumah bersama, dengan pembukaan dan penutupan dipusatkan di Kota Padang,” jelasnya.
Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran, namun optimistis seluruh pihak dapat berkolaborasi menyukseskan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.
“Dengan semangat kebersamaan, kita yakin Porprov tetap bisa berjalan sukses,” katanya.
Menurutnya, dukungan daerah dan cabang olahraga menunjukkan tren positif, dengan lebih dari 40 cabang olahraga telah menyatakan kesiapan, serta 11 kabupaten/kota siap menjadi tuan rumah bersama.
Ketua KONI Kota Payakumbuh periode 2022–2026, Yengki Otrio, menjelaskan bahwa percepatan pelaksanaan Musorkot merupakan langkah strategis dalam menghadapi Porprov yang semakin dekat.
“Musorkot kita percepat agar persiapan menghadapi Porprov bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan atlet agar prestasi tetap terjaga dan meningkat.
“Kita ingin pembinaan terus berjalan dan mampu melahirkan prestasi,” katanya.
Yengki juga mengajak seluruh insan olahraga menjaga soliditas organisasi pasca pemilihan ketua baru.
“Siapapun yang terpilih, mari kita dukung bersama demi kemajuan olahraga Payakumbuh,” ujarnya.
Dalam Musorkot tersebut, sejumlah nama mencuat sebagai calon Ketua KONI Kota Payakumbuh periode 2026–2030, di antaranya Armen Faindal, Jefry Ricardo Magno, dan Khairul Mufti.
Melalui forum ini, diharapkan lahir kepemimpinan baru yang mampu membawa olahraga Payakumbuh semakin berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. (tpk)






