Bukittinggi | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menorehkan capaian positif di tingkat provinsi. Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kota Payakumbuh berhasil meraih penghargaan atas capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) tahun 2025 dalam Rapat Koordinasi UKPBJ kabupaten/kota se-Sumatra Barat.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa tata kelola pengadaan barang dan jasa di Payakumbuh terus mengalami peningkatan ke arah yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan pengadaan barang dan jasa di Payakumbuh terus bergerak ke arah yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel sebagaimana hal tersebut selalu ditekankan dan ditegaskan Wali Kota, Zulmaeta selama ini,” ujar Rida usai menerima penghargaan di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu, (22/4/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM Pengadaan Barang/Jasa dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Suharti, kepada UKPBJ Kota Payakumbuh atas kinerja pengelolaan pengadaan di tingkat daerah.
Rida menyebutkan, capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat pimpinan daerah, Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman, beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperkuat sistem pengadaan berbasis digital, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta mendorong kematangan kelembagaan UKPBJ.
Menurutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus melakukan perbaikan dalam tata kelola pengadaan agar mampu bersaing hingga ke tingkat nasional.
“Ke depan, kita tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga menargetkan posisi terbaik melalui penguatan sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan optimalisasi fungsi UKPBJ,” katanya.
Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) merupakan instrumen yang digunakan oleh LKPP untuk mengukur kualitas tata kelola pengadaan secara nasional.
Penilaian ITKP mencakup tiga aspek utama, yakni pemanfaatan sistem pengadaan, kualifikasi dan kompetensi SDM pengadaan barang/jasa, serta tingkat kematangan unit kerja pengadaan.
Pada penilaian tahun 2025, Kota Payakumbuh berhasil menempati posisi kedua di Sumatra Barat dengan skor 91,74, bePemko Payakumbuh Raih Penghargaan ITKP 2025, Perkuat Tata Kelola Pengadaan
Bukittinggi | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menorehkan capaian positif di tingkat provinsi. Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kota Payakumbuh berhasil meraih penghargaan atas capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) tahun 2025 dalam Rapat Koordinasi UKPBJ kabupaten/kota se-Sumatra Barat.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa tata kelola pengadaan barang dan jasa di Payakumbuh terus mengalami peningkatan ke arah yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan pengadaan barang dan jasa di Payakumbuh terus bergerak ke arah yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel sebagaimana hal tersebut selalu ditekankan dan ditegaskan Wali Kota, Zulmaeta selama ini,” ujar Rida usai menerima penghargaan di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu, (22/4/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Pengembangan dan Pembinaan SDM Pengadaan Barang/Jasa dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Suharti, kepada UKPBJ Kota Payakumbuh atas kinerja pengelolaan pengadaan di tingkat daerah.
Rida menyebutkan, capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat pimpinan daerah, Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman, beserta seluruh jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memperkuat sistem pengadaan berbasis digital, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta mendorong kematangan kelembagaan UKPBJ.
Menurutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus melakukan perbaikan dalam tata kelola pengadaan agar mampu bersaing hingga ke tingkat nasional.
“Ke depan, kita tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga menargetkan posisi terbaik melalui penguatan sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan optimalisasi fungsi UKPBJ,” katanya.
Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) merupakan instrumen yang digunakan oleh LKPP untuk mengukur kualitas tata kelola pengadaan secara nasional.
Penilaian ITKP mencakup tiga aspek utama, yakni pemanfaatan sistem pengadaan, kualifikasi dan kompetensi SDM pengadaan barang/jasa, serta tingkat kematangan unit kerja pengadaan.
Pada penilaian tahun 2025, Kota Payakumbuh berhasil menempati posisi kedua di Sumatra Barat dengan skor 91,74, berada di bawah Kota Padang Panjang yang meraih skor 95,90.
Capaian ITKP juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian reformasi birokrasi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran LKPP Nomor 4 Tahun 2021.
“Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas layanan, dan memastikan setiap proses pengadaan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas Rida. (tpk) rada di bawah Kota Padang Panjang yang meraih skor 95,90.
Capaian ITKP juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian reformasi birokrasi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran LKPP Nomor 4 Tahun 2021.
“Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas , dan memastikan setiap proses pengadaan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas Rida. (tpk)






