Payakumbuh | tipikal.com — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman serta jajaran Pemko Payakumbuh mengunjungi Masjid Muttahidin, Kelurahan Parambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, dalam rangkaian Safari Ramadan, Kamis, (26/2/2026) malam.
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Wali Kota Zulmaeta untuk memastikan keberlanjutan pembangunan rumah ibadah sekaligus menyampaikan pesan penting terkait bahaya narkoba dan persoalan kebersihan lingkungan.
“Setahun lalu kami datang ke sini, masjid ini masih berupa tonggak karena masih dalam tahap pembangunan. Sekarang kita sudah melihat wujudnya mulai terbentuk,” kata Zulmaeta.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pembangunan Masjid Muttahidin agar menjadi rumah ibadah yang lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.
“Tahun depan, insyaa Allah Pemko Payakumbuh akan mengalokasikan bantuan hibah untuk kelanjutan pembangunan Masjid Muttahidin. Mudah-mudahan cita-cita kita membangun masjid yang lebih representatif bisa segera terwujud,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Zulmaeta menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta dari Bank Nagari dan Rp.5 juta dari Perumda Tirta Sago. Selain itu, secara pribadi ia juga memberikan 100 zak semen guna mendukung percepatan pembangunan masjid.
Tak hanya berbicara soal pembangunan fisik, Zulmaeta turut menyoroti persoalan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia meminta para orang tua memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi anak-anak.
“Pesan kami, saat ini narkoba sudah merajalela. Mari bersama kita jaga diri kita dan anak kemenakan kita agar terhindar dari bahaya narkoba. Narkoba ini sulit diberantas, maka bentengi anak-anak kita mulai dari lingkungan keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba membawa dampak serius terhadap kesehatan, terutama kerusakan otak, dan proses pemulihannya sangat sulit ketika sudah memasuki tahap kecanduan.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mulai mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing sebagai langkah konkret menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat agar peduli terhadap kebersihan dan mulai mengolah sampah dari rumah masing-masing. Jika kita bergerak bersama, persoalan ini bisa kita atasi,” ucapnya.
Zulmaeta turut mengingatkan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan, sejalan dengan arahan Presiden agar masyarakat aktif menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata.
Sementara itu, Pengurus Masjid Muttahidin, Dedi Ongku Luma, menjelaskan bahwa masjid yang berdiri sejak 1956 tersebut tengah menjalani proses peremajaan total.
“Untuk membangun masjid ini kami membutuhkan anggaran sekitar Rp.5,3 miliar. Sampai saat ini pembangunan sudah menelan biaya sekitar Rp.2 miliar, sehingga kami masih kekurangan lebih kurang Rp.3,3 miliar,” ujarnya.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah, perantau, dan masyarakat dapat terus mengalir agar proses pembangunan masjid segera rampung dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh jamaah.
Safari Ramadan di Masjid Muttahidin juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh, Walasri, yang mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (tpk)






