Wali Kota Payakumbuh Ungkap Strategi Menembus Pasar Dunia di Rakornas ICCN 2025

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang | tipikal.com — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menjadi salah satu narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2025 yang digelar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Jumat, (8/08/2025). Forum yang mengusung tema “Bajamba di Kota Seribu Rasa” itu menghadirkan ratusan pelaku kreatif, kepala daerah, akademisi, dan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

Di hadapan 400 peserta, Zulmaeta memaparkan strategi pengembangan ekonomi kreatif Payakumbuh yang dinilai mampu menembus pasar internasional. Ia menegaskan, keterbatasan sumber daya alam seperti potensi tambang, minimnya industri besar, dan sempitnya lahan pertanian tidak menjadi penghalang untuk tumbuh.

Menurutnya, sektor ekonomi kreatif justru menjadi kekuatan utama yang dimiliki Payakumbuh. Produk handycraft dari daerah tersebut dinilai punya peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama di Amerika Serikat.

“Produk handycraft kita punya peluang besar menjadi pengganti produk China di pasar Amerika. Apalagi, konsumen di sana mengutamakan produk ramah lingkungan, non plastik, dan hand made,” ujarnya.

Keberhasilan Pemko Payakumbuh menggandeng perusahaan The Sak produsen yang berbasis di Bali dan Amerika disebutnya sebagai titik balik penting. Perusahaan tersebut bersedia menampung seluruh hasil produksi pengrajin Payakumbuh, asalkan memenuhi standar quality control.

Kerja sama itu juga mencakup peningkatan kualitas SDM. Zulmaeta mengungkapkan, Pemko akan mengirim tiga orang ke Bali untuk dilatih menjadi pengendali mutu produk ekspor sebagai tindak lanjut dari penandatanganan MoU dengan The Sak.

Meski demikian, Zulmaeta mengakui tantangan yang dihadapi tidak kecil. Salah satu yang paling mendesak adalah keterbatasan jumlah pengrajin. Permintaan ekspor minimal membutuhkan 1.000 pengrajin, sementara saat ini Payakumbuh baru memiliki sekitar 400.

Untuk mengatasi hal itu, Pemko Payakumbuh membuka peluang kerja sama dengan pengrajin di daerah tetangga. Upaya ini diharapkan dapat memenuhi kapasitas produksi yang dibutuhkan sekaligus memperluas dampak ekonomi kreatif di wilayah sekitar.

Selain keterbatasan SDM, pelaku UMKM handycraft juga masih menghadapi masalah lain seperti keterbatasan akses permodalan, pemasaran, dan kapasitas produksi. Zulmaeta menegaskan, pemerintah kota akan berperan aktif sebagai fasilitator untuk mengatasi seluruh hambatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Zulmaeta hadir bersama Sekretaris Daerah Payakumbuh Rida Ananda, Asisten II Setdako, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap strategi pengembangan ekonomi kreatif.

Rakornas ICCN 2025 mempertemukan perwakilan dari lebih 240 kota/kabupaten kreatif di Indonesia. Kegiatan ini diisi dengan creative conference, networking session, pameran, dan pertunjukan budaya yang bertujuan memperkuat kolaborasi, berbagi inovasi, dan mendorong transaksi produk kreatif unggulan.

“Ekonomi kreatif bukan hanya peluang, tapi masa depan Payakumbuh. Kami akan terus berinovasi dan memperluas jaringan agar produk lokal bisa bersaing di panggung internasional,” tutup Zulmaeta. (tpk)

Berita Terkait

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak
Target 40 Emas Makin Terbuka, Zulmaeta: Payakumbuh Sudah Kantongi 21 Medali Emas
Zulmaeta Lepas Ayahanda Wabup Lima Puluh Kota, Kenang Pengabdian Guru Senior di Payakumbuh
Jalan Kawasan Batang Agam Ditarget Rampung November, Pemko Siapkan Ruang Publik
Pemko Payakumbuh Perkuat Sinergi dengan TNI, Zulmaeta: Keamanan Fondasi Pembangunan
Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat
Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Bidik Prestasi dan Regenerasi Atlet
500 Duta Olahraga Payakumbuh Resmi Dilepas ke Porprov Sumbar XVI, Target Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Target 40 Emas Makin Terbuka, Zulmaeta: Payakumbuh Sudah Kantongi 21 Medali Emas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Zulmaeta Lepas Ayahanda Wabup Lima Puluh Kota, Kenang Pengabdian Guru Senior di Payakumbuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Jalan Kawasan Batang Agam Ditarget Rampung November, Pemko Siapkan Ruang Publik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Sinergi dengan TNI, Zulmaeta: Keamanan Fondasi Pembangunan

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:44 WIB