Kabupaten Lima Puluh Kota Peringati Hari Jadi ke-184, Momentum Transformasi Menuju Daerah Bangkit

- Jurnalis

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota | tipikal.com — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota memperingati Hari Jadi ke-184 melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang digelar pada Minggu, (13/04/2025). Peringatan tahun ini bertepatan dengan suasana Hari Raya Idulfitri 1446 H, menambah nuansa kebersamaan dan kekhidmatan dalam perayaan tersebut.

Sidang Paripurna itu turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah yang diwakili oleh Ahmad Zakri, S.Sos. M.Si, Bupati Lima Puluh Kota H. Safni, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, jajaran Forkopimda, Direktur Advokasi Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Brigjen Pol Drs. Jafriedi, MM, Anggota DPRD, tokoh masyarakat, organisasi perantau, dan tamu undangan lainnya.

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Hari Jadi, Mari Kita Bertransformasi Menuju Lima Puluh Kota Bangkit”, peringatan ini menjadi ajang refleksi perjalanan sejarah sekaligus momentum untuk memperkuat semangat transformasi dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, menyampaikan bahwa memasuki usia ke-184 tahun, kabupaten ini menghadapi tantangan besar yang membutuhkan transformasi di berbagai sektor. Ia menekankan pentingnya pembaruan pola pikir masyarakat dan aparatur pemerintahan agar lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Transformasi adalah keniscayaan. Dunia berubah cepat, dan jika kita tidak menyesuaikan diri, maka kita akan tertinggal. Oleh karena itu, mari kita ubah cara berpikir, bertindak, dan bergerak menuju kemajuan,” ujar Bupati Safni.

Ia menjelaskan bahwa visi “Lima Puluh Kota yang Bermartabat, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” dijabarkan ke dalam delapan misi pembangunan, termasuk penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pengembangan wilayah Ibu Kota Kabupaten, serta pemantapan sektor pertanian dan pariwisata.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dalam konteks nasional. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran, hemat biaya, namun mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Brigjen Pol Drs. Jafriedi, MM yang merupakan putra daerah Lima Puluh Kota yang kini menjabat sebagai Direktur Advokasi BNN RI, menyampaikan apresiasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan daerah asalnya. Ia juga memberikan pesan khusus agar pemerintah daerah mampu menjawab tantangan global saat ini.

Transformasi tidak bisa ditunda. Kita menghadapi era disrupsi digital, perubahan iklim, dan ketidakpastian geopolitik. Oleh karena itu, Lima Puluh Kota harus berani melakukan lompatan di berbagai bidang seperti pendidikan, pertanian, ekonomi kreatif, dan digitalisasi layanan,” ujarnya.

Ia menilai potensi daerah yang luar biasa, baik dari sisi sumber daya alam maupun budaya, perlu dikelola secara profesional agar mampu bersaing di kancah nasional maupun global. Ia juga menyarankan peningkatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perantau untuk memperkuat ekonomi lokal.

Gubernur Sumatera Barat, melalui Ahmad Zakri, S.Sos. M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah bukanlah seremoni semata. Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk menjadikannya sebagai momentum evaluasi dan perencanaan strategis menuju masa depan yang lebih baik.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan ekonomi masyarakat dan kemudahan investasi. Gubernur mendorong penerapan prinsip reinventing government, yakni birokrasi yang lincah, produktif, dan mampu menghasilkan solusi yang mendatangkan pendapatan.

Pemerintah harus menjadi fasilitator yang bisa mendorong sektor swasta dan masyarakat untuk tumbuh. Kata kuncinya adalah kolaborasi. Pemerintah, DPRD, swasta, dan masyarakat harus berjalan seirama,” tegas Gubernur.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Doni Ikhlas, SH, M.Si, dalam pidatonya menyoroti dampak positif libur Idulfitri terhadap perputaran ekonomi lokal. Ia menyampaikan bahwa ribuan wisatawan mengunjungi destinasi unggulan seperti Lembah Harau, Kelok Sembilan, dan kawasan wisata nagari lainnya selama libur lebaran.

Kondisi tersebut, menurut Doni, memberikan efek domino bagi UMKM, sektor transportasi, penginapan, hingga kuliner lokal. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan sektor pariwisata dan pertanian sebagai lokomotif pembangunan daerah.

Doni juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang erat dengan organisasi perantau. Ia menyebut, para perantau merupakan kekuatan luar biasa dalam membangun daerah, baik dalam bentuk kontribusi pemikiran, investasi, maupun jejaring nasional.

Terkait sektor pariwisata, Doni menegaskan perlunya perhatian terhadap tantangan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas umum, kurangnya SDM yang mumpuni, serta belum adanya komitmen hukum yang kuat antar pemangku kepentingan.

Jika peluang dan tantangan ini kita hadapi bersama, saya yakin Kabupaten Lima Puluh Kota bisa menjelma menjadi destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat yang maju dan menyejahterakan,” ulas Doni di akhir sidang.

Sidang paripurna Peringatan Hari Jadi ke-184 Kabupaten Lima Puluh Kota ditutup dengan harapan besar terhadap kepemimpinan baru Bupati dan Wakil Bupati dalam membawa Kabupaten Lima Puluh Kota ke arah yang lebih baik. Sinergi antara sektor pariwisata dan pertanian juga kembali ditegaskan sebagai dua pilar utama dalam penguatan ekonomi rakyat. (tpk)

Berita Terkait

DPRD Payakumbuh Sahkan Empat Perda Strategis untuk Penguatan Pelayanan Publik
Tiga Ranperda Strategis Masuki Tahap Pembahasan Lanjutan di DPRD Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Apresiasi Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Dorong Pembentukan Generasi Berakhlakul Karimah
DPRD Payakumbuh Siap Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda Strategis
DPRD Payakumbuh Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Mars Daerah
Ketua DPRD Payakumbuh: GSA 2026 Perkuat Promosi Daerah dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Perubahan Perda Tirta Sago Mulai Dibahas, DPRD Soroti Tata Kelola dan Pelayanan Air
Ketua DPRD Payakumbuh: Pancasila Harus Jadi Landasan Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:45 WIB

DPRD Payakumbuh Sahkan Empat Perda Strategis untuk Penguatan Pelayanan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:38 WIB

Tiga Ranperda Strategis Masuki Tahap Pembahasan Lanjutan di DPRD Payakumbuh

Senin, 15 Juni 2026 - 22:24 WIB

DPRD Payakumbuh Apresiasi Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Dorong Pembentukan Generasi Berakhlakul Karimah

Senin, 15 Juni 2026 - 15:59 WIB

DPRD Payakumbuh Siap Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda Strategis

Senin, 8 Juni 2026 - 19:58 WIB

DPRD Payakumbuh Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Mars Daerah

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Empat Perda Disahkan, Payakumbuh Perkuat Akses Hukum dan Reformasi Birokrasi

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:17 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Payakumbuh Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Elzadaswarman Tekankan Peran Keluarga dalam Membentuk Generasi Berkarakter

Senin, 22 Jun 2026 - 06:58 WIB