Pemko Payakumbuh Mantapkan Langkah Tarik Investasi Melalui Forum Bisnis 2025

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan arus investasi daerah melalui penyelenggaraan Forum Bisnis 2025, Kamis, (15/05/2025), di Aula Randang Lantai II Balai Kota Payakumbuh. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai langkah strategis memperkuat jejaring kemitraan serta menjaga tren positif realisasi investasi.

Forum ini mempertemukan para pelaku usaha, perbankan, organisasi ekonomi, serta lembaga terkait lainnya guna membangun sinergi dan memperluas peluang investasi di Kota Payakumbuh yang dikenal sebagai City of Randang.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam sambutannya memaparkan berbagai potensi investasi unggulan kota, mulai dari sektor pariwisata seperti Batang Agam, Ngalau Indah, dan Panorama Ampangan, hingga sektor kuliner seperti Pasar Kuliner dan Kampung Rendang.

Kita ingin memastikan investor mendapat kepastian dan kemudahan. Pemko hadir dengan dokumen investasi yang lengkap dan terintegrasi dengan peta RDTR, sehingga investor memiliki roadmap yang jelas,” ujarnya.

Zulmaeta juga menekankan bahwa seluruh proses perizinan difasilitasi melalui sistem Online Single Submission (OSS), didukung oleh layanan coaching dan pendampingan langsung di Mal Pelayanan Publik (MPP), semuanya tanpa pungutan biaya.

Dengan sinergi yang baik, kita ciptakan iklim investasi yang kondusif, yang akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Kepala DPMPTSP Payakumbuh, Meizon Satria, mengungkapkan bahwa forum ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk perwakilan dari KADIN, HIPMI, IWAPI, sektor perbankan, dan pelaku usaha lokal.

Menurut Meizon, realisasi investasi Payakumbuh tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp.400 miliar melampaui target Rp.220 miliar menjadi bukti kuat bahwa iklim investasi di kota ini sangat menjanjikan.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan ramah investasi. Forum ini juga menjadi ajang menyerap aspirasi dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha,” jelasnya.

Ia berharap forum ini menjadi ruang dialog konstruktif untuk memperkuat kerja sama antara investor, pelaku UMKM, dan lembaga keuangan, demi pertumbuhan ekonomi Payakumbuh yang berkelanjutan. (tpk)

Berita Terkait

Zulmaeta Ajak Warga Tanjung Pauh Perkuat Ibadah dan Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan
Pererat Sinergi Ramadan, Wali Kota Payakumbuh Buka Puasa Bersama IDI Paliko
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia Narasumber FGD KEKD Sistem Pembayaran BI
Zulmaeta Pimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
Safari Ramadan di Parambahan, Wako Zulmaeta Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid dan Perangi Narkoba
Wali Kota Zulmaeta Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Lawan Narkoba saat Safari Ramadan Pemprov Sumbar
Pemprov Sumbar–Pemko Payakumbuh Sinkronkan Program 2026–2027, Wako Soroti Banjir hingga Air Bersih
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 30 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Jannah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:15 WIB

Zulmaeta Ajak Warga Tanjung Pauh Perkuat Ibadah dan Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:16 WIB

Pererat Sinergi Ramadan, Wali Kota Payakumbuh Buka Puasa Bersama IDI Paliko

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia Narasumber FGD KEKD Sistem Pembayaran BI

Senin, 2 Maret 2026 - 00:35 WIB

Zulmaeta Pimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Safari Ramadan di Parambahan, Wako Zulmaeta Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid dan Perangi Narkoba

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Koordinasikan Muatan Lahan Sawah dalam Revisi RDTR

Jumat, 6 Mar 2026 - 02:21 WIB