Payocraft Berulang Tahun, Kadisnakerin Berharap Pengrajin Bisa Jadi Pengusaha

- Jurnalis

Minggu, 31 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Wal Asri menghadiri perayaan ulang tahun Komunitas Pengrajin Payocraft yang ke dua tahun di rumah anggota komunitas perajut Adriati di Bonai, Minggu (31/01).

Kahadiran Wal Asri memberi motivasi sekaligus angin segar dan kesempatan bagi Payocraft mengisi space komunitas untuk menampilkan produk mereka di Galeri Sentra IKM Randang Payakumbuh.

Ketua Payocraft Latifah Mayasari bersama Sekretaris Hermaroza dan Bendahara Mayrefda menyampaikan berawal dari hobi, sebanyak 18 orang ibu-ibu pecinta rajut berkumpul tepat pada 27 Januari 2019 silam di Medan Nan Bapaneh, Ngalau Indah.

Anggotanya punya beragam tujuan, ada yang sekedar hobi, mengisi waktu luang berkarya, dan ada yang sudah berproduksi bahkan membuat industri rajut kecil-kecilan.

Kegiatan rutin kami satu kali sebulan kopi darat (kopdar) dan berbagi ilmu, sementara kegiatan mingguan belajar merajut bersama di Rumah Rajut Fayari Payakumbuh,” terang Maya.

Payocraft juga sering mengikuti berbagai pameran dan bazar serta seminar atau pelatihan. Bahkan, menurut Maya, disaat pandemi Covid-19 ini, ibu-ibu anggota komunitas semakin produktif menghasilkan karya rajut dengan penjualan melalui online dan offline.

“Untuk galeri sementara tersebar di 3 tempat, Rajut Azima Koto Nan Ampek, Ratna Handmade di Kapalo Rimbo, dan di Rumah Rajut Fayari Parik Muko Aia,” paparnya menambahkan.

Sekarang Payocraft sudah beranggotakan sebanyak 31 orang dan sudah berjalan 2 tahun. Payocraft membuka kesempatan bagi ibu-ibu yang ingin ikut bergabung, silahkan hubungi pengurus @mairefda.

Sementara itu, Kadisnakerin Wal Asri menyampaikan dengan telah berusia 2 tahun, diharapkan Payocraft terus memiliki kreatifitas yang lebih tinggi. Sehingga, ada transformasi dari pengrajin menjadi pengusaha.

“Peluang Payocraft sangat menjanjikan di pasar dalam dan luar negeri, karena produk “handmade” itu nilai jualnya lebih tinggi,” ujar Wal Asri.

Wal Asri memaparkan dukungan bagi Payocraft dimulai disaat alumni SLTA Sahabat 86 Payakumbuh/Limapuluh Kota melatih panti asuhan Aisyiah, selama 3 bulan dan itu gratis, dan saat ini sudah memasuki pelatihan lanjutan selama 1 kali seminggu.

“Dharma Wanita Kota Payakumbuh juga mendatangkan pelatih dari Payocraft secara sukarela kepada mereka yang membutuhkan ilmu rajutan,” pungkasnya. (rm)

Berita Terkait

Seleksi Direktur PAMtigo Payakumbuh Masuki Tiga Besar, Pansel Pastikan Sesuai Aturan
Sukses Gelar Upacara Kemerdekaan, Budi Kurniawan Luapkan Kebahagiaan dengan Rasa Syukur
Pemko Payakumbuh Tegas Tolak Pemindahan Tugu Kota Sehat
Pemko Payakumbuh dan Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis
Dekranasda Payakumbuh Gandeng The Sak Bali, Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Global
Mahasiswa UIN Imam Bonjol Laksanakan PPL di MTI Kotopanjang Lampasi Payakumbuh
Menyusuri Kenangan, Brotherhood 90’s Payakumbuh Satukan Langkah Lewat Touring Silaturahmi
Pemko dan DPRD Payakumbuh Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:48 WIB

Seleksi Direktur PAMtigo Payakumbuh Masuki Tiga Besar, Pansel Pastikan Sesuai Aturan

Minggu, 17 Agustus 2025 - 11:04 WIB

Sukses Gelar Upacara Kemerdekaan, Budi Kurniawan Luapkan Kebahagiaan dengan Rasa Syukur

Jumat, 8 Agustus 2025 - 01:24 WIB

Pemko Payakumbuh Tegas Tolak Pemindahan Tugu Kota Sehat

Rabu, 6 Agustus 2025 - 09:11 WIB

Pemko Payakumbuh dan Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 04:00 WIB

Dekranasda Payakumbuh Gandeng The Sak Bali, Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Gubernur Sumbar Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Payakumbuh, Pemko Ajukan Bantuan Relokasi

Jumat, 29 Agu 2025 - 19:57 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Mulai Tata Relokasi Pedagang Korban Kebakaran Pasar

Kamis, 28 Agu 2025 - 20:52 WIB