Masuk 5 Besar, 3 Pilar Kota Payakumbuh Dinilai Provinsi Sumbar

- Jurnalis

Senin, 24 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Setelah sebelumnya dilaksanakan penilaian tahap I serta telah diumumkan juga oleh kepala dinas sosial provinsi Sumatra Barat Jumaidi atas hasil terhadap penilaian 5 (lima) besar seleksi pilar-pilar sosial berprestasi tingkat provinsi Sumatra Barat pada tanggal 7-8 April 2021, Jumaidi bersama jajaran dari dinas sosial Provinsi Sumatra Barat laksanakan kunjungan penilaian terhadap pilar-pilar sosial berprestasi di Kota Payakumbuh.

3 pilar tersebut adalah Karang Taruna Sopan Santun kelurahan Balai Jaring, Kecamatan Payakumbuh Timur, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) atas nama Betaria Andriyani dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) atas nama Hayatul Putra.

Tim penilai Dinas Sosial Provinsi Sumatra Barat disambut oleh Asisten I Yufnani Away, Asisten II Elzadaswarman dan Kadis Sosial Kota Payakumbuh Erwan bersama jajaran, serta ketua karang taruna Kota Payakumbuh Yonaldi di kantor Wali Kota sampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapkan selamat untuk Kota Payakumbuh Senin, (24/05).

“Selamat untuk Kota Payakumbuh yang telah masuk dalam 5 besar terhadap pilar-pilar sosial berprestasi. Dan kedatangan tim penilai kali ini bertujuan untuk melaksanakan penilaian lanjutan dalam kunjungan lapangan, agar nantinya setelah penilaian ini kami bisa mendapatkan informasi yang lengkap untuk menetapkan terbaik 1,2,3 pada tingkat Provinsi Sumbar,” ujar Sampurno.

Sementara itu, Pemko Payakumbuh yang diwakili Asisten I Yufnani Away dalam sambutannya mengatakan jika pilar-pilar sosial yang terpilih nantinya dapat menjadi model bagi yang lainnya dalam peningkatan kinerja dan kualitas kelembagaan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Selanjutnya diharapkan terus meningkatkan kinerjanya sehingga Kota Payakumbuh mampu mewakili provinsi Sumatra Barat ke tingkat nasional.

“Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna dan organisasi Sosial harus mampu menjawab tantangan, harus banyak inovasi, berkoordinasi dan berkolaborasi dengan SKPD, stakeholder dan pihak swasta,” sebutnya.

Tidak lupa, Yufnani juga berharap kepada tim penilai provinsi akan mampu menjalankan tugasnya secara independen. Dijelaskannya, Pemko Payakumbuh sudah memberikan upaya dan dorongannya agar semua yang dibutuhkan untuk penilaian benar-benar real sesuai hasil ekspose dan wawancara.

“Kami yakin tim penilai merupakan orang-orang yang berkompeten di bidangnya, kami dari Pemko Payakumbuh sudah memberikan yang terbaik, selebihnya kita serahkan kepada yang memiliki wewenang untuk itu,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh Yonaldi yang juga mantan sekretaris karang taruna Kota Payakumbuh di periode sebelumnya, mengatakan 5 besar akan di fact finding (kunjungan fakta lapangan) oleh tim penilai dan kita berharap tentunya Kota Payakumbuh dapat menjadi utusan Sumbar untuk tingkat nasional.

“Dan itu butuh dukungan para pemangku kebijakan di kota ini terkhusus pada 2 pembina umum, Wali Kota dan Ketua DPRD. Kesempatan baik harus dioptimalkan, jika bisa dioptimalkan dilangkah 5 besar ini maka Payakumbuh akan berprestasi khususnya dibidang ke-karang taruna-an,” imbuh Yonaldi saat di konfirmasi.

Dengan pencapaian tersebut, semoga Payakumbuh kedepannya melaju lebih baik lagi dalam menggapai prestasi sehingga sebagai Kota yang terkenal dengan kulinernya, Payakumbuh akan selalu dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Setelah berlangsungnya pertemuan di kantor wali kota, tim penilai dari dinas sosial provinsi Sumatra Barat langsung bergerak untuk melakukan penilaian lapangan yang akan berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 24 dan 25 Mei 2021. (tpk)

Berita Terkait

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar
Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Berita Terbaru

Bupati / Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Festival Literasi Lima Puluh Kota, Alfian Tekankan Gerakan Nyata Membangun Budaya Literasi di Nagari

Selasa, 20 Okt 2026 - 21:59 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Lima Mobil Damkar Dikerahkan, Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa

Selasa, 20 Okt 2026 - 21:29 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh

49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan Kemensos, dari Kaki Palsu hingga Modal Usaha

Senin, 19 Okt 2026 - 21:57 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:44 WIB