Lawan Inflasi, Pekarangan DP3AP2KB Kota Payakumbuh Ditanami Cabe

- Jurnalis

Kamis, 23 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Melakukan penanaman cabe dalam polybag menjadi salahsatu gerakan yang akan efektif tekan inflasi, meski hasilnya tidak begitu signifikan, tapi dengan masyarakat menanam cabe di pekarangannya bisa menekan harga di tingkat konsumen.

Kebutuhan cabe di tanah air terlalu tinggi, meliputi kebutuhan rumah tangga dan korporasi, serta membutuhkan keahlian khusus agar bertahan di tengah musim hujan.

Di Kota Payakumbuh, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menginstruksikan jajaran dinas dan perangkat kelurahan untuk bergeliat aktif memanfaatkan pekarangan kantor-kantor dinas dengan menanam tanaman cabe, selain hasilnya bermanfaat bagi pegawai di kantor untuk mengurangi biaya pengeluaran, gerakan ASN ini juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

Salah satunya bisa dilihat, bagaimana Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh AH. Agustion dan jajaran melakukan penanaman cabe dalam polybag di pekarangan kantor dinasnya.

“Sudah beberapa bulan ini kita laksanakan, hasilnya cukup baik, nanti akan kita tambah lagi jumlahnya,” kata Agustion kepada media, Kamis (23/02/23).

AH. Agustion memaparkan upaya gerakan menanam cabe ini adalah upaya untuk jangka panjang yang diharapkan seluruh masyarakat bisa mandiri menanam cabe baik di polybag atau di lahan yang tersedia di pekarangan rumah masing-masing.

“Kita sama-sama tahu cabe adalah bahan pokok yang penting dan diminati bagi siapa saja. Apabila terjadi berbagai persoalan yang memicu kenaikan harganya tentu menyebabkan terjadinya inflasi. Maka itu, salah satu langkah dan upaya yang mesti kita lakukan adalah melalui gerakan menanam cabe ini. Masyarakat bisa menanam secara mandiri dan menikmati hasil panennya,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai hingga kelapa dalam menghadapi krisis pangan global.

Menurut Jokowi, pemanfaatan pekarangan itu perlu dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian saat menghadapi krisis pangan global. Selain itu juga untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengoptimalkan lahan pekarangan.

“Kita ingin lahan-lahan yang tidak produktif itu diproduktifkan. Urusan cabe, urusan ini harusnya para rumah tangga bisa nanam itu. Di polybag atau di pekarangan sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabe atau harga cabe naik drastis. Ini yang baru dikerjakan oleh kementerian pertanian,” kata Jokowi di Boyolali, (11/08/22) lalu. (tpk)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru