Kekurangan Anggaran, Pemko Payakumbuh Masih Terkendala Relokasi Pedagang Korban Kebakaran

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Kebakaran hebat yang melanda Pusat Pertokoan Blok Barat Kota Payakumbuh pada 26 Agustus 2025 lalu memang sudah padam, namun luka mendalam masih dirasakan lebih dari 500 pedagang yang kehilangan tempat usaha.

Pemerintah Kota Payakumbuh kini tengah berjibaku mencari solusi pemulihan, meski anggaran yang tersedia sangat terbatas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Kios Relokasi, Muslim, mengungkapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dimiliki Pemko hanya sekitar Rp.788 juta.

Padahal, kebutuhan pembangunan kios relokasi diperkirakan mencapai 485 unit untuk menampung seluruh pedagang terdampak.

Dengan anggaran yang ada saat ini, mustahil seluruh kebutuhan dapat dipenuhi. Apabila hanya mengandalkan APBD, kemungkinan baru bisa diakomodir pada tahun anggaran 2026,” ujar Muslim, Minggu, (7/09/2025).

Dengan kondisi itu, Pemko Payakumbuh menyiapkan berbagai alternatif pembiayaan. Proposal bantuan tengah disusun untuk diajukan ke pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota tetangga, BUMN, BUMD, pihak swasta, hingga masyarakat.

Alternatif tercepat saat ini adalah memanfaatkan dana bantuan yang dititipkan melalui BAZNAS Kota Payakumbuh, agar pembangunan kios relokasi bisa segera dimulai dan pedagang kembali beraktivitas,” tambahnya. Muslim menegaskan seluruh dana bantuan akan dikelola secara transparan dan akuntabel untuk kepentingan pedagang.

Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, memastikan pemulihan Pasar Payakumbuh menjadi prioritas utama pemerintah kota. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi membantu pedagang agar segera bangkit.

Kolaborasi menjadi kunci. Kami berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan kerja sama, kami optimis Pasar Payakumbuh bisa pulih lebih cepat, dan pedagang kembali memiliki mata pencaharian,” tegasnya. (tpk)

Berita Terkait

Zulmaeta Ajak Warga Tanjung Pauh Perkuat Ibadah dan Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan
Pererat Sinergi Ramadan, Wali Kota Payakumbuh Buka Puasa Bersama IDI Paliko
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia Narasumber FGD KEKD Sistem Pembayaran BI
Zulmaeta Pimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
Safari Ramadan di Parambahan, Wako Zulmaeta Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid dan Perangi Narkoba
Wali Kota Zulmaeta Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Lawan Narkoba saat Safari Ramadan Pemprov Sumbar
Pemprov Sumbar–Pemko Payakumbuh Sinkronkan Program 2026–2027, Wako Soroti Banjir hingga Air Bersih
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 30 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Jannah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:15 WIB

Zulmaeta Ajak Warga Tanjung Pauh Perkuat Ibadah dan Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:16 WIB

Pererat Sinergi Ramadan, Wali Kota Payakumbuh Buka Puasa Bersama IDI Paliko

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia Narasumber FGD KEKD Sistem Pembayaran BI

Senin, 2 Maret 2026 - 00:35 WIB

Zulmaeta Pimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Safari Ramadan di Parambahan, Wako Zulmaeta Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid dan Perangi Narkoba

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Koordinasikan Muatan Lahan Sawah dalam Revisi RDTR

Jumat, 6 Mar 2026 - 02:21 WIB