Di Payakumbuh Kebutuhan Pokok Diprediksi Alami Kenaikan Selama Ramadan

- Jurnalis

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Untuk memastikan kestabilan kebutuhan selama bulan Ramadan tahun 2022, Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh melalui bidang perdagangan terus terjun ke lapangan memonitoring sejumlah komoditas kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional ber-SNI Ibuh.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, H. Dahler, SH didampingi Kabid Perdagangan Israneldi, di ruang kerjanya, Selasa (12/04/22), mengatakan harga komoditas kebutuhan pokok terjadi naik harga karena tingginya permintaan.
“Kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan pasti ada, lantaran tingginya permintaan dari konsumen karena adanya peningkatan arus barang yang masuk ke pasar,” ujar Dahler.

Pihaknya (Tim Monitoring Perdagangan.red) selalu memonitor harga-harga kebutuhan pokok setiap harinya serta meminta laporan dari setiap pasar yang ada di wilayah Kota Payakumbuh. kenaikan harga tidak hanya terjadi bulan Ramadan atau hari raya saja, terkadang hari biasa pun juga ada kenaikan lantaran permintaan tadi.

Ditambahkan Kabid Perdagangan Israneldi, besaran kenaikan harga komoditas kebutuhan barang pokok, biasanya sih yang barang yang mudah di konsumsi cepat seperti telur, daging, ayam, bawang, minyak dan kenaikan harganya tergantung dari permintaan dari pedagangnya.

“Dinas perdagangan dalam hal kenaikan harga tidak bisa melarang kenaikan harga yang dilakukan pedagang, sebab barang yang di jual milik pedagang sendiri bukan milik pemerintah,” ulasnya.

“Kenaikan harga kebutuhan pokok itu beda-beda nilainya, ada yang naik 30 persen, lalu ada yang naik 50 persen bahkan 100 persen. Seperti bawang merah 32/kg alami kenaikan yang sebelumnya 30/kg, daging masih stabil dengan 130-140 ribu/kg, minyak goreng kemasan 2 liter capai harga 55 ribu, ayam potong masih stabil harga Rp. 27 ribu/kg, beras premium 12-13 ribu/kg, gula 14ribu/kg, cabe rawit turun harga 25-30 ribu/kg dan telur Rp.1400/butir. Semua harga barang dipredikasi alami kenaikan, karena pedagang tahu kalau kebutuhan menjelang hari raya akan meningkat,” pungkas Israneldi yang penuh inovasi itu. (bd)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:36 WIB