Di Payakumbuh Daging Kurban Menjadi Randang, Oleh ASN Berkurban

- Jurnalis

Jumat, 2 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, tipikal.com — Sukses dalam pelaksaan ASN Berkurban tahun lalu, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh kembali melaksanakan untuk tahun 1442 Hijrah dengan mengikut sertakan peserta selain ASN supaya lebih banyak peserta yang ikut ambil bagian.

Kabag Kesra Ulfakhri mengatakan untuk tahun ini jumlah peserta diharapkan lebih banyak lagi dari tahun sebelumnya, kita imbau ASN yang ingin berkurban bisa melalui program ini karena akan memberikan banyak manfaat bagi yang berhak menerimanya.

“Untuk tahun sekarang tidak tertutup kemungkinan selain ASN juga bisa ikut berkurban, mengingat hasil dari kurban ini akan diberikan untuk yang berhak menerima serta dijadikan sebagai cadangan pangan untuk bantuan bencana,” kata Kabag Kesra Ulfakhri kepada media di ruang kerjanya, Jumat (2/07).

“Masih kita buka kesempatan untuk peserta yang ingin mendaftar sampai tanggal 5/07 mendatang dan pembayarannya bisa dilakukan sampai tanggal 15/07,” tukuknya.

Melihat banyaknya manfaat yang dirasakan dari ASN berkurban tersebut, Ulfakhri mengatakan banyak pihak yang tertarik untuk ikut mensukseskan dan terlibat langsung untuk ASN berkurban ini.

“Beberapa waktu lalu Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga menyatakan kesediaanya untuk mensukseskan ASN berkurban ini dan akan menyerahkan daging segar hasil kurban yang digalang ACT tersebut untuk di randang. Dan hasilnya nanti akan disalurkan untuk korban bencana Alam,” ucapnya.

“Selain itu Insan Cendikia Boarding School (ICBS) juga tertarik dengan program ini, dengan mengolah daging kurban menjadi randang agar bisa dimanfaatkan untuk waktu yang lama,” tambahnya.

Lebih lanjut Ulfakhri menyebut, sampai saat ini sudah ada sekitar 22 orang yang ikut berkurban, untuk satu ekor sapi beranggotakan 7 orang dengan besar iyuran 2,5 juta rupiah per orang.

“Iyuran 2,5 juta rupiah tersebut sudah termasuk biaya bumbu untuk mengolah daging kurban untuk menjadi randang dan biaya untuk penyemblihan hewan kurban,” ucapnya.

Disisi lain, dengan program ASN berkurban ini akan semakin menguatkan literasi Kota Payakumbuh sebagai City of Randang, disamping beribadah juga bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

“Dengan randang ini kita bisa membantu kebutuhan pangan saudara-saudara kita yang membutuhkan dan tertinpa bencana,” pungkasnya. (tpk)

Berita Terkait

Brotherhood’90s Perkuat Persaudaraan Lewat Silaturahmi Tahunan di Palano Hill Cafe
Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh
ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara
PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan
Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan
Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial
Riza Falepi Bantah Pernyataan “Gas Pol” Terkait Sengketa Pembangunan Pasar Blok Barat Payakumbuh
DPRD Payakumbuh Resmi Sahkan Perda Penanaman Modal

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:00 WIB

Hangatnya Silaturahmi XOS Sumatera, Ratusan Rider XMAX Bukber di Payakumbuh

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:45 WIB

ASN Kecamatan dan PKK Payakumbuh Selatan Berbagi Takjil untuk Pengendara

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:27 WIB

PMI Kota Payakumbuh Berbagi Takjil Gratis, Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:37 WIB

Tarhib Ramadan, Wali Kota Ajak ASN Payakumbuh Perkuat Iman dan Pelayanan

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:27 WIB

Musrenbang Payakumbuh Timur 2027 Tekankan Program Prioritas dan Penanganan Isu Sosial

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Zulmaeta Terima Penghargaan Mentri Hukum atas Dukungan Pembentukan Posbankum

Senin, 30 Mar 2026 - 22:11 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Musrenbang RKPD 2027, Pemko Payakumbuh Tetapkan Lima Prioritas Pembangunan

Senin, 30 Mar 2026 - 22:00 WIB

Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Pengelolaan TKD untuk Penanganan dan Mitigasi Bencana

Kamis, 26 Mar 2026 - 01:32 WIB