Asdep Standarisasi Pelayanan Publik Dan Pelayanan Inklusif Kemen PAN RB Apresiasi MPP Payakumbuh

- Jurnalis

Senin, 11 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Asisten Deputi (Asdep) Standarisasi Pelayanan Publik dan Pelayanan Inklusif Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Noviana Andrina mengapresiasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh yang terus berproses, mulai dari persiapan awalnya yang cukup bagus hingga pelaksanaannya sampai saat ini.

“Saya melihat adanya komitmen dari kepala daerah, kemudian bawahannya menerjemahkan komitmen itu dengan cukup bagus. Mulai dari Kepala DPMPTSP dan kabag organisasinya, bersinergi bersama instansi lain untuk memepercepat pelayanan, dan fokus semua, sehingga MPP Kota Payakumbuh menjadi percontohan dari kabupaten/kota lain,” kata Noviana saat diwawancara media usai Rapat Koordinasi (Rakor) Asistensi Penerapan PTSP di Daerah se Provinsi Bengkulu, yang digelar di Hotel Splash, Kota Bengkulu, beberapa waktu lalu.

Noviana juga menyampaikan selamat kepada Pemerintah Kota Payakumbuh dengan raihan penghargaan yang telah diraih di bidang pelayanan publiknya. Penghargaan itu tentu artinya Kota Randang sudah menerapkan pelayanan publik, artinya nampak kemauan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

“Kita harus mau merubah pola pikir bahwa kita tidak lagi raja yang dilayani, tapi yang senantiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan begitu kita telah menghadirkan negara ke tengah-tengah masyarakat, sesuai pesan presiden RI Joko Widodo,” katanya.

Noviana juga menegaskan, pihaknya merasa pembangunan MPP di Kota Payakumbuh tidak berhenti sampai saat ini saja, tapi terus-menerus dilakukan bagaimana perencanaan dan dinamikanya yang berubah menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Sebenarnya bikin MPP gak harus modal besar, tergantung kondisi daerah, apakah sudah tersedia gedung dan saprasnya atau bisa juga dengan merenovasi sedikit yang sudah ada, contohnya Kota Payakumbuh, saya lihat sudah banyak pemda yang datang ke MPP Kota Payakumbuh untuk belajar, dan itu bagus,” ujar Noviana.

Saat ini baru ada 58 mal pelayanan publik (MPP) di Indonesia. MPP yang ada di Kota Payakumbuh merupakan 1 dari 20 MPP pertama yang berdiri terhitung saat disoft launching pada tahun 2019 lalu.

Dengan telah berjalan selama kurang lebih 2,5 tahun ini, MPP Kota Payakumbuh yang berada di lantai 1 kantor wali kota itu telah melayani lebih dari 30.000 pengunjung. Masyarakat yang dulunya kesulitan harus kesana kemari mengurus pelayanan dengan pemerintah daerah saat ini sudah tak lagi begitu, karena semua urusan ada di MPP Kota Payakumbuh.

Hasilnya, pada tahun 2021, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh sukses meraih penghargaan kategori Pelayanan Prima atau Predikat A dalam hasil evaluasi dan penghargaan pelayanan publik di ruang lingkup kementerian, lembaga dan pemerintah daerah tahun 2021 yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Republik Indonesia, serta Kota Payakumbuh juga meraih penghargaan peringkat pertama sebagai kota terbaik tingkat nasional dalam Pelayanan Investasi Tahun 2021 atas Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Dihubungi terpisah, Wali Kota Riza Falepi kepada media mengatakan kalau MPP Kota Payakumbuh dibangun dengan modal kurang dari 3 miliar. Di MPP ini petugas memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, tak cukup hanya dengan menyediakan sarana dan prasarana yang representatif saja, namun sumber daya manusianya juga harus handal dan kompetitif.

“Kita menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh di lantai 1 balai kota, petugas kita sudah terlatih dan apa saja urusannya cepat selesai, asalkan syarat-syaratnya lengkap, tidak perlu menunggu lama,” kata Riza, Senin (11/07/22).

Wali kota dua periode itu juga menegaskan dan meminta kepada masyarakat untuk tidak berurusan melalui calo dan sejenisnya terkait perizinan, karena layanan yang diberikan Pemko Payakumbuh sangat mudah dan tidak bertele-tele. Dan juga Riza menyampaikan sudah sangat bijaksana dalam pengorganisasian apapun yang di lakukan dalam MPP ini.

“Kalau ada kesulitan menghubungi kepala dinas atau bahkan ke saya selaku wali kota langsung juga boleh, terutama terkait perizinan dan investasi. Semoga dengan perizinan dan pelayanan yang mudah akan menjadikan Payakumbuh sebagai salah satu daerah tujuan investasi,” kata Riza. (*)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WIB

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Senam Payakumbuh Borong 2 Emas, Target Lima Emas Porprov Makin Dekat

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:36 WIB