APBD 2026: Pemko Payakumbuh Siap Wujudkan Pemerintahan yang Lebih Akuntabel

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com — Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan DPRD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekda Rida Ananda dalam rapat paripurna DPRD saat menanggapi pandangan umum fraksi terhadap Nota Pengantar Rancangan APBD 2026, Kamis, (13/11/2025). Ia menegaskan bahwa seluruh masukan fraksi menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah.

Menanggapi sorotan Fraksi Golkar terkait pelanggaran jam operasional kafe, Rida mengakui masih terdapat usaha yang beroperasi melewati batas waktu. Penertiban akan diperkuat melalui sosialisasi, patroli rutin, dan razia mendadak.

Terkait usulan pemindahan Car Free Day, Pemko akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar tidak menimbulkan keresahan, terutama bagi pelaku UMKM. Sementara itu, menjawab Fraksi NasDem, pemerintah memastikan penertiban parkir liar akan diperketat di pasar dan pusat keramaian.

Di sektor retribusi, Pemko memperkuat digitalisasi melalui penggunaan POS dan pengembangan SIM Pasar pada 2026 untuk mencegah pungutan liar dan meningkatkan transparansi.

Menanggapi Fraksi KIR, pemerintah akan memangkas kegiatan seremonial dan mengalihkan anggaran pada program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Untuk sektor kesehatan, Pemko menyebutkan kepesertaan JKN telah mencapai 97,67 persen dengan tingkat keaktifan 84 persen.

Rida juga menjelaskan bahwa penutupan objek wisata Ngalau Indah dipicu sengketa lahan antarkaum adat sejak 2024, dan hingga kini belum mencapai kesepakatan. Pemerintah terus memperkuat pembinaan remaja melalui kegiatan karang taruna dan pelatihan seni tradisional.

Untuk Pasar Payakumbuh yang terbakar, Pemko masih menunggu penyelesaian status tanah sebelum pembangunan kembali dapat dimulai. Sebanyak 200 kios penampungan sementara sedang diselesaikan pada awal Desember 2025.

Pemerintah juga mendukung target pendapatan daerah yang dinilai realistis dan memastikan beasiswa bagi siswa kurang mampu tetap diakomodasi dalam APBD 2026.

Kami dan DPRD memiliki komitmen yang sama untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sinergi ini harus terus diperkuat demi kemajuan Payakumbuh,” ujar Rida. (tpk)

Berita Terkait

Zulmaeta Ajak Warga Tanjung Pauh Perkuat Ibadah dan Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan
Pererat Sinergi Ramadan, Wali Kota Payakumbuh Buka Puasa Bersama IDI Paliko
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia Narasumber FGD KEKD Sistem Pembayaran BI
Zulmaeta Pimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
Safari Ramadan di Parambahan, Wako Zulmaeta Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid dan Perangi Narkoba
Wali Kota Zulmaeta Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga dan Lawan Narkoba saat Safari Ramadan Pemprov Sumbar
Pemprov Sumbar–Pemko Payakumbuh Sinkronkan Program 2026–2027, Wako Soroti Banjir hingga Air Bersih
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 30 Juta untuk Pembangunan Masjid Nurul Jannah

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:15 WIB

Zulmaeta Ajak Warga Tanjung Pauh Perkuat Ibadah dan Jaga Persatuan Saat Safari Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:16 WIB

Pererat Sinergi Ramadan, Wali Kota Payakumbuh Buka Puasa Bersama IDI Paliko

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Kota di Indonesia Narasumber FGD KEKD Sistem Pembayaran BI

Senin, 2 Maret 2026 - 00:35 WIB

Zulmaeta Pimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:15 WIB

Safari Ramadan di Parambahan, Wako Zulmaeta Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid dan Perangi Narkoba

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Koordinasikan Muatan Lahan Sawah dalam Revisi RDTR

Jumat, 6 Mar 2026 - 02:21 WIB