Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh | tipikal.com – Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan sektor pertanian senilai Rp12,9 miliar untuk memperkuat produksi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan petani. Bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat, provinsi, dan daerah tersebut disalurkan dalam puncak peringatan Hari Tani Nasional, Hari Ayam dan Telur, Hari Ikan Nasional, serta Hari Rabies Sedunia di Terminal Agribisnis Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Rabu, (14/10/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk intervensi konkret pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat.

“Pemerintah Kota Payakumbuh mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan dari APBN ini. Kita berharap kesejahteraan petani juga semakin meningkat,” ujar Rida.

Bantuan senilai Rp12,9 miliar itu dialokasikan melalui sejumlah program lintas sektoral, mulai dari pembangunan infrastruktur pertanian, rehabilitasi jaringan irigasi, pengembangan komoditas, hingga penyediaan alat dan mesin pertanian.

Dari Satuan Kerja (Satker) 013 Ditjen LIP, bantuan menyasar 81 kelompok tani. Program yang didukung meliputi Jalan Usaha Tani (JUT), Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), optimalisasi lahan nonrawa, Irpom, IRPA, serta pembangunan dam parit.

Sementara itu, bantuan dari Satker 08 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) disalurkan kepada 12 kelompok tani, satu gabungan kelompok tani, dan empat Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Bantuan tersebut berupa mesin perontok padi (power thresher), traktor roda empat, traktor roda dua, serta pompa air berkapasitas tiga inci. Dukungan alat dan mesin pertanian ini diharapkan membantu petani meningkatkan efisiensi kerja dan mempercepat proses produksi.

Dukungan lainnya berasal dari BLIP Medan yang menyasar 110 kelompok. Programnya mencakup pengembangan komoditas jagung, pisang, dan bawang, inovasi granila jarwo, penanggulangan bencana HM, serta pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar).

Dari anggaran daerah, Pemerintah Kota Payakumbuh menyalurkan hibah APBD kepada empat kelompok tani untuk mendukung pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, dan pengadaan alat mesin pertanian.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga memberikan dukungan berupa bantuan cultivator dan traktor roda dua kepada empat kelompok tani.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai penguatan sektor pertanian harus menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga harus berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan masyarakat.

“Pembangunan sektor pertanian tidak hanya soal produksi, tetapi juga kesejahteraan petani, regenerasi, dan pemanfaatan teknologi. Kemitraan antara pemerintah, pengusaha, dan petani juga diperlukan untuk mengembangkan ekonomi pertanian,” kata Wirman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Nila Misna menjelaskan, rangkaian peringatan Hari Tani Nasional, Hari Ayam dan Telur, Hari Ikan Nasional, serta Hari Rabies Sedunia berlangsung selama dua hari, 14–15 Oktober 2026.

Menurut Nila, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap sektor agrikultur sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan, konsumsi pangan bergizi, serta pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular.

Kegiatan ini melibatkan petani, peternak, pembudidaya ikan, penyuluh, petugas kesehatan hewan, dan pelaku usaha. Berbagai agenda turut digelar, mulai dari dialog pertanian, bazar hasil tani, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan rabies, hingga lomba senam gemar ikan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pangan bergizi dan kesehatan hewan,” pungkas Nila. (tpk)

Berita Terkait

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah
Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang
Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian
Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi
IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Padukan Tradisi Minangkabau dan Pacuan Kuda Modern
Langgar Kode Etik, 2 Personil Polres Payakumbuh di PTDH
42 Motor Knalpot Brong Digulung Polres Payakumbuh, Mayoritas dari Luar Daerah
Kapolres Payakumbuh Berganti, Wali Kota Zulmaeta Pastikan Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Traktor hingga Irigasi, Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Solidaritas di Puncak Bidadari, Nakes Payakumbuh Layani Atlet dari Berbagai Daerah

Senin, 7 September 2026 - 09:45 WIB

Pemko Payakumbuh: Pasar Blok Barat Aset Daerah, Bukan Milik Pedagang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Proyek Shelter Rp.4.4 M Jadi Sorotan, Harga Turun Mutu Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Rumah Ibadah Jadi Hunian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dandim 0306/50 Kota Ajak SMSI Luak 50 Perkuat Sinergi

Berita Terbaru

Wali Kota Payakumbuh

Kebakaran Kembali Hantam Pasar Payakumbuh, Puluhan Petak Dagangan Terdampak

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:44 WIB